Masih Kuat Olahraga meski Merokok? Dokter Ingatkan VO2 Max Bisa Turun
“Ketika Anda menyombongkan diri di media sosial bahwa Anda olahraganya keren, Anda larinya kencang, Anda atletis tapi Anda merokok, itu adalah dua hal yang kontradiktif. Karena ada yang namanya itu VO2 max. Kalau VO2 max itu diganggu dengan asap rokok atau polusi juga, itu juga akan mengganggu kinerja dari paru,” ucapnya.
Sebab itu, dr Tirta mengimbau masyarakat yang gemar berolahraga untuk mulai meninggalkan kebiasaan merokok. Dengan berhenti merokok, tubuh berpeluang memperoleh pasokan oksigen yang lebih optimal sehingga performa olahraga juga dapat meningkat.
“Dan buat teman-teman yang larinya kencang tapi ngerokok, kalau kalian berhenti ngerokok, otomatis insyaallah pasti VO2 max-nya akan lebih bagus, pace-nya akan lebih kencang, angkatannya akan lebih banyak. Itu kalau dari saya,” kata dr Tirta.
Editor: Dani M Dahwilani