Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cebok Tidak Bersih Picu Jamur Candida Overgrowth di Selangkangan, Ini Tandanya
Advertisement . Scroll to see content

Mitos Jamur Kancing Picu Asam Urat, Guru Besar UI Ungkap Fakta Ini 

Jumat, 07 Agustus 2026 - 22:59:00 WIB
Mitos Jamur Kancing Picu Asam Urat, Guru Besar UI Ungkap Fakta Ini 
Jamur kancing memang mengandung purin, tetapi kadarnya tergolong sedang sehingga umumnya aman dikonsumsi dalam jumlah wajar oleh orang sehat. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Selain meluruskan mitos seputar asam urat, Prof. Zulys menjelaskan jamur kancing merupakan bahan pangan yang kaya nutrisi. Meski sekitar 90 persen kandungannya berupa air, sisa 10 persen terdiri atas berbagai zat gizi penting, seperti protein nabati, serat pangan, vitamin B kompleks, serta ergothioneine yang dikenal sebagai antioksidan alami.

“Benar bahwa kandungannya sekitar 90 persen jamur kancing adalah air, tapi justru 10 persen sisanya sangat padat nutrisi. Jamur kancing mengandung protein nabati, serat pangan, vitamin B kompleks, dan ergothioneine, salah satu antioksidan alami paling kuat yang dikenal saat ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kemampuan jamur bertahan hidup di alam membuatnya menghasilkan berbagai senyawa pelindung yang juga bermanfaat bagi kesehatan manusia. Salah satunya adalah ergothioneine yang berperan melindungi sel dari kerusakan akibat stres oksidatif.

“Kenapa jamur bisa sehebat itu? Karena jamur menghasilkan berbagai senyawa pelindung untuk bertahan hidup di alam, salah satunya ergothioneine yang mampu membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif dan menguatkan imunitas tubuh,” katanya.

Prof. Zulys juga mengungkapkan sejumlah penelitian menunjukkan jamur kancing memiliki senyawa bioaktif yang berpotensi memberikan efek antioksidan dan antiinflamasi. Bahkan, riset yang dipublikasikan pada 2025 di Molecular Nutrition & Food Research melaporkan konsumsi jamur kancing mampu membantu menjaga integritas dinding usus, menurunkan stres oksidatif, mengurangi peradangan, serta memperbaiki komposisi mikrobiota usus.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut