Mudah Marah, Sulit Tidur hingga Berat Badan Naik? Waspada Tanda Perimenopause!
"Perempuan tidak perlu merasa khawatir secara berlebihan hingga melakukan over treatment, tetapi memahami kapan harus berobat dan mendapatkan pertolongan agar tidak terlambat," katanya.
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Martina Hutabarat, Sp.OG, menjelaskan perimenopause merupakan fase transisi menuju menopause yang ditandai fluktuasi hormon estrogen dan progesteron.
Menurutnya, rata-rata perempuan mulai memasuki perimenopause pada usia sekitar 47,5 tahun, sedangkan menopause umumnya terjadi pada usia 51,3 tahun.
Dengan angka harapan hidup perempuan yang mencapai sekitar 85 tahun, hampir sepertiga kehidupannya akan dijalani pada fase klimakterik. Karena itu, memahami perubahan tubuh sejak dini menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas hidup.
Selama masa tersebut, perempuan dapat mengalami berbagai perubahan, mulai dari siklus menstruasi yang tidak teratur, sulit tidur, tubuh mudah lelah, perubahan suasana hati, hingga kenaikan berat badan. Selain itu, perubahan hormon juga dapat memengaruhi kesehatan tulang, metabolisme, kandung kemih, kulit, rambut, dan kesehatan mental.