Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada! Tubuh Makin Bungkuk dan Pendek Bisa Jadi Tanda Osteoporosis
Advertisement . Scroll to see content

Nyeri Punggung pada Lansia Jangan Disepelekan, Waspada Tanda Patah Tulang Belakang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:09:00 WIB
Nyeri Punggung pada Lansia Jangan Disepelekan, Waspada Tanda Patah Tulang Belakang
Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi, Subspesialis Orthopedi Tulang Belakang Konsultan dari Siloam Hospital Mampang, dr. Dohar A.L Tobing, Sp.OT, Sp.OTB(K). (Foto: Niko Prayoga)
Advertisement . Scroll to see content

Karena itu, menjaga kesehatan tulang sebaiknya tidak baru dilakukan ketika seseorang memasuki usia lanjut. Kebiasaan kurang bergerak, jarang berolahraga, serta minim asupan kalsium dan vitamin D dapat memengaruhi pembentukan massa tulang. Kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol juga dapat berdampak buruk terhadap kesehatan tulang.

Dokter Dohar mengingatkan pentingnya membangun kepadatan tulang sejak usia muda sebagai bekal menghadapi penurunan massa tulang ketika memasuki usia tua.

"Sehingga perlu gaya hidup yang sehat untuk masa muda itu ngumpulin massa tulangnya. Sehingga pada saat estrogen ini menurun, dia punya stok kuat cukup untuk paling tidak untuk kegiatan sehari-hari," pungkasnya.

Dengan demikian, nyeri punggung pada lansia yang menetap dan tidak membaik saat beristirahat sebaiknya tidak dianggap sebagai keluhan biasa. Pemeriksaan medis sejak dini diperlukan untuk mengetahui penyebabnya sekaligus mendeteksi kemungkinan osteoporosis maupun patah tulang belakang sebelum kondisinya semakin berat.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut