Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Malas, Ini Alasan Banyak Orang Kesulitan Mempertahankan Gaya Hidup Sehat
Advertisement . Scroll to see content

Olahraga Ringan Setelah Makan Bantu Kendalikan Lonjakan Gula Darah, Begini Kata Dokter

Rabu, 04 November 2026 - 05:59:00 WIB
Olahraga Ringan Setelah Makan Bantu Kendalikan Lonjakan Gula Darah, Begini Kata Dokter
Olahraga setelah makan dapat membantu meredam peningkatan kadar gula darah yang terjadi setelah tubuh menerima asupan makanan. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Melakukan aktivitas fisik atau olahraga ringan setelah makan ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan, salah satunya membantu mengendalikan lonjakan gula darah. Bahkan, gerakan sederhana seperti squat yang dilakukan 15-30 menit setelah makan dapat membantu tubuh menyerap glukosa lebih cepat.

Hal ini dijelaskan dokter Adam Prabata melalui unggahannya di media sosial X. Menurut dia, aktivitas fisik setelah makan dapat membantu meredam peningkatan kadar gula darah yang terjadi setelah tubuh menerima asupan makanan.

Setelah makan, glukosa dari makanan akan masuk ke aliran darah dan memicu pelepasan hormon insulin. Hormon ini berfungsi membantu otot dan hati menyerap glukosa agar kadar gula darah tetap terkendali.

Namun, ketika kadar gula darah meningkat terlalu tinggi, tubuh membutuhkan lebih banyak insulin untuk mengendalikan kondisi tersebut. Kelebihan glukosa juga dapat disimpan sebagai cadangan energi, termasuk dalam bentuk lemak.

Aktivitas fisik setelah makan dapat membantu mengurangi lonjakan tersebut. Saat otot berkontraksi selama berolahraga, otot dapat menyerap glukosa dari aliran darah sehingga puncak kenaikan gula darah bisa ditekan.

“Olahraga setelah makan (dalam 15-30 menit), termasuk squat, bisa membantu meredam lonjakan gula darah,” tulis dr Adam.

Dia menjelaskan, kontraksi otot saat berolahraga tidak hanya membantu menurunkan puncak gula darah, tetapi juga mengurangi kebutuhan insulin dalam proses penyerapan glukosa.

Salah satu gerakan yang bisa dilakukan adalah squat. Gerakan ini melibatkan sejumlah kelompok otot besar, terutama otot bokong dan paha.

Ketika otot-otot besar tersebut bekerja, kebutuhan energi meningkat sehingga penyerapan glukosa oleh otot juga dapat berlangsung lebih cepat. Karena itu, squat bisa menjadi salah satu pilihan aktivitas fisik sederhana setelah makan.

Meski demikian, tidak semua orang disarankan langsung melakukan gerakan squat. Mereka yang memiliki keluhan atau masalah pada lutut dan punggung perlu memperhatikan kondisi tubuh sebelum menjadikannya sebagai rutinitas.

“Namun bila ada masalah pada lutut atau punggung, harap berhati-hati dan dikonsultasikan dahulu ke dokter sebelum rutin melakukan gerakan seperti ini ya!” pesannya.

Dengan demikian, menjaga kadar gula darah setelah makan tidak selalu harus dilakukan melalui olahraga berat. Aktivitas fisik ringan yang melibatkan otot besar dapat menjadi pilihan untuk membantu mengendalikan kenaikan gula darah, selama disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut