Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Inspiratif Alfath, Mantan Kuli Bangunan yang Kini Jadi Mahasiswa Berprestasi UGM
Advertisement . Scroll to see content

Pandemi Covid-19 Bisa Picu Cabin Fever, Apa Itu?

Senin, 06 Juli 2020 - 05:00:00 WIB
Pandemi Covid-19 Bisa Picu Cabin Fever, Apa Itu?
Pandemi Covid-19 dapat memunculkan gejala cabin fever atau perasaan bosan dan tertekan, terutama bagi mereka yang menjalani isolasi mandiri atau karantina. (Foto: ilustrasi/Ist).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Pandemi virus corona atau Covid-19 bukan hanya memicu sakit serius yang dapat berujung pada kematian. Pandemi ini juga dapat memunculkan gejala perasaan yang disebut cabin fever, terutama pada mereka yang menjalani isolasi mandiri atau karantina.

Kepala Center for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi UGM Diana Setiyawati menuturkan, cabin fever diagnosis gangguan jiwa. Cabin fever diidentikkan dengan keadaan terisolasi di dalam ruangan atau merasakan hal-hal negatif selama melakukan isolasi diri di rumah.

“Cabin fever merupakan istilah untuk mengungkapkan perasaan sedih, sepi, takut, bosan, bingung, dan lesu saat Anda terperangkap atau terkurung di suatu tempat selama beberapa jam atau beberapa hari,” ujar Diana dalam laman resmi UGM, dikutip Minggu (5/7/2020).

Dia menjelaskan, orang yang mengalami cabin fever bisa sampai mengalami kelelahan, kesulitan berkonsentrasi, dan keluhan lainnya. Kondisi ini ibarat orang yang terjebak dalam sebuah kabin dan tidak bisa keluar walaupun sudah berusaha keras.

Menurut Diana, setiap orang dapat mengalami kondisi gejala dan tingkat keseriusan yang berbeda tergantung pada karakter kepribadian, temperamen, dan kemampuan koping yang dimiliki. Resiliensi dalam menghadapi konflik juga berpengaruh.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut