Pentingkah Multivitamin untuk Anak? Dokter: Dosis Berlebihan Efeknya ke Ginjal

Siska Permata Sari ยท Jumat, 03 Juli 2020 - 15:46 WIB
Pentingkah Multivitamin untuk Anak? Dokter: Dosis Berlebihan Efeknya ke Ginjal

Multivitamin penting untuk anak asal tidak dikonsumsi berlebihan. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Asupan nutrisi sangat penting untuk tumbuh kembang buah hati. Tak hanya itu, saat ini pemenuhan nutrisi juga dibutuhkan untuk mencegah anak terinfeksi virus corona baru (Covid-19).

Asupan nutrisi yang lengkap dan bergizi bisa didapatkan dari makanan sehat yang dikonsumsi sehari-hari. Namun, apakah itu cukup?

Dokter Anak dr Margareta Komalasari, SpA, mengatakan, menambahkan multivitamin yang cukup seperti vitamin A, B, C, dan E, dapat menjaga pola keseimbangan nutrisi untuk anak.

“Kalau dirasa anak tidak mengonsumsi nutrisi yang cukup dari makanan alami yang sehari-hari dikonsumsi, anak bisa diberikan multivitamin dengan mencukupi kebutuhan mereka,” kata dr Margareta dalam sesi talk show online, Jumat (3/7/2020).

Dia menjelaskan, asupan nutrisi tak hanya memengaruhi tumbuh kembang, tetapi juga sistem kekebalan tubuh.

“Jika nutrisinya kurang bagus, maka itu akan memengaruhi antibodi, mereka bisa mudah sakit, kemudian kalau sakit bisa sulit makan, ini akan berulang-ulang, dan akhirnya berdampak pada pertumbuhan anak,” tuturnya.

Namun dalam memberikan multivitamin, orangtua juga harus memperhatikan dosisnya, agar tidak berlebihan, yang dampaknya sama-sama buruk untuk anak.

“Kalau berlebihan ya ujungnya tidak baik juga, jadi harus disesuaikan dengan kecukupan gizi anak, sesuaikan dengan angka atau dosis yang diajurkan. Karena jika dosis berlebihan itu efeknya akan ke ginjal dan fungsi hati,” tuturnya.

Selain perlindungan dari dalam, perlindungan luar pada anak dari virus corona juga harus dilakukan. Di antaranya mengajak anak memakai masker, mengajari anak rajin mencuci tangan, menjaga jarak dengan orang lain, dan tetap berjemur.

“Hal-hal itu harus menjadi kebiasaan saat menghadapi masa transisi new normal ini,” ucapnya.

Editor : Tuty Ocktaviany