Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kondisi Terkini Is Pusakata usai Operasi akibat Usus Buntu Pecah, Perlahan Pulih
Advertisement . Scroll to see content

Pernah Operasi Usus Buntu atau Caesar? Waspadai Risiko Perlengketan Usus

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:16:00 WIB
Pernah Operasi Usus Buntu atau Caesar? Waspadai Risiko Perlengketan Usus
Pasien usus buntu. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Operasiusus buntu atau operasi caesar merupakan prosedur medis yang cukup umum dilakukan. Namun, setelah operasi di area perut, tubuh dapat membentuk jaringan parut yang dalam kondisi tertentu menyebabkan perlengketan antarorgan. 

Kondisi ini dikenal sebagai adhesi dan bisa menimbulkan gangguan kesehatan apabila melibatkan bagian usus atau organ di sekitarnya.

Perlengketan usus terjadi ketika jaringan parut membuat bagian usus menempel pada jaringan atau organ lain di rongga perut. Selain akibat operasi sebelumnya, kondisi ini juga dapat dipicu oleh peradangan maupun infeksi di rongga perut.

Meski tidak selalu menimbulkan keluhan, perlengketan usus tetap perlu diwaspadai apabila disertai gejala yang mengganggu. Pada kasus tertentu, kondisi ini bahkan dapat menyebabkan sumbatan usus sehingga membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Dokter Spesialis Bedah Digestif Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Eko Priatno, Sp.B-KBD, menjelaskan bahwa tidak semua perlengketan usus membutuhkan tindakan operasi. Penanganan harus mempertimbangkan kondisi pasien, gejala yang muncul, serta kemungkinan gangguan pada organ yang terlibat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut