Pisang atau Oatmeal? Ini Makanan Terbaik Sebelum Olahraga
Selain pisang, oatmeal dalam porsi kecil, yogurt, atau protein shake juga dapat menjadi pilihan. Kombinasi karbohidrat dan protein tersebut mampu membantu menjaga energi tanpa membuat perut terasa penuh atau begah saat berolahraga.
Jenis olahraga juga memengaruhi kebutuhan makan sebelum latihan. Untuk aktivitas berdurasi kurang dari satu jam, makan sebelum olahraga umumnya tidak terlalu memengaruhi performa.
Namun, pada olahraga berintensitas tinggi atau berdurasi panjang, asupan makanan sebelum latihan berperan penting untuk menjaga stamina, meningkatkan performa, dan membantu tubuh menghindari kelelahan lebih cepat.
Selain makanan, kebutuhan cairan juga tidak boleh diabaikan. Para ahli menyarankan minum air secara bertahap setidaknya empat jam sebelum olahraga agar tubuh memiliki waktu menyerap cairan dengan baik.
Jika warna urine masih tampak pekat atau jumlahnya sedikit, asupan cairan dapat ditambah sekitar dua jam sebelum latihan. Untuk aktivitas yang memicu banyak keringat, camilan atau minuman yang mengandung natrium juga dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Pada akhirnya, tidak ada aturan yang berlaku sama untuk semua orang. Respons setiap tubuh terhadap makanan sebelum olahraga bisa berbeda-beda, sehingga penting untuk menemukan jenis makanan, porsi, dan waktu makan yang paling sesuai.
Apabila setelah makan masih merasa kembung, mual, atau justru lapar saat berolahraga, cobalah menyesuaikan menu maupun waktu makannya hingga menemukan pola yang membuat tubuh tetap nyaman dan berenergi selama beraktivitas.
Editor: Dani M Dahwilani