Punya Peran Penting Dalam Layanan Kesehatan, Pendidikan Apoteker Jadi Perhatian
“Kami melihat kolaborasi ini sebagai langkah awal yang penting dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam aspek konseling pasien dan penggunaan obat yang rasional. Ke depan, kami berharap kerjasama ini dapat berkembang ke inisiatif yang lebih luas, termasuk riset dan edukasi masyarakat,” ujar Dekan Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran, Prof Auliya A Suwantika.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala BPOM, Profesor Taruna Ikrar mengapresiasi kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem kesehatan di Indonesia.
“Untuk memperkuat ekosistem kesehatan berbasis riset, kolaborasi lintas sektor antara pelaku industri, pemerintah, dan akademisi merupakan kuncian utama. Setiap inovasi kesehatan dan inisiatif edukasi perlu memiliki dasar ilmiah yang kuat, relevan dengan kebutuhan masyarakat terkini, serta tetap mengedepankan aspek keamanan, mutu, manfaat, dan kepatuhan terhadap regulasi" ujarnya.
Melalui dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, program ini diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas dari sekadar pembelajaran akademik. Inisiatif ini turut mendorong perubahan perspektif terhadap peran apoteker, tidak hanya sebagai penyedia obat, tetapi juga sebagai mitra kesehatan yang aktif dalam memberikan edukasi dan membantu pasien mengambil keputusan tepat.
Editor: Dani M Dahwilani