Selain Butuh Kesibukan, Ini Alasan Lansia Perlu Punya Teman di Usia Senja
General Manager Customer Care and Community Care Inner City Management (ICM) Rusli Usman mengatakan, gagasan membangun komunitas tersebut salah satunya muncul setelah melihat adanya penghuni lansia yang tinggal sendiri dan lebih banyak menyendiri.
"Dari beberapa kejadian, kami melihat ada penghuni lansia yang tinggal sendiri dan lebih banyak menyendiri. Ketika mereka sakit atau membutuhkan bantuan, terkadang tidak ada yang mengetahui," kata Rusli.
Karena itu, menurut Rusli, komunikasi antar-penghuni perlu dibangun agar lansia tidak sepenuhnya terisolasi dari lingkungan tempat tinggalnya.
Teman Jadi Bagian dari Kehidupan Sosial Lansia
Memiliki teman di usia senja bukan sekadar soal mempunyai lawan bicara. Hubungan sosial membuat seseorang memiliki kesempatan untuk bertukar cerita, mengetahui kabar orang lain, sekaligus merasa menjadi bagian dari lingkungan.
Dalam kehidupan di apartemen, hubungan semacam itu juga dapat membuat batas antarunit menjadi lebih cair. Penghuni tidak hanya mengenal tetangga sebagai orang yang sesekali berpapasan di lorong, tetapi juga sebagai seseorang yang memiliki hubungan sosial dengan mereka.