Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penyebab Stroke Bukan Hanya dari Makanan, Stres Faktor Paling Berbahaya
Advertisement . Scroll to see content

Sering Cemas, Ini 5 Cara Mengurangi Stres

Minggu, 11 Januari 2026 - 06:30:00 WIB
Sering Cemas, Ini 5 Cara Mengurangi Stres
Berikut lima cara yang bisa dilakukan secara konsisten untuk membantu meredakan stres dan kecemasan. (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id Stres dan kecemasan kerap muncul tanpa disadari akibat berbagai pemicu, mulai dari aktivitas harian yang padat, tuntutan pekerjaan, hingga paparan informasi yang terus-menerus. Jika dibiarkan berlarut, kondisi ini tidak hanya memengaruhi emosi, tetapi juga berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Meski begitu, stres dan rasa cemas bisa dikelola dengan langkah-langkah sederhana yang mudah diterapkan dalam keseharian. Ada beberapa kebiasaan ringan yang dapat membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih tenang dan seimbang. Berikut lima cara yang bisa dilakukan secara konsisten untuk membantu meredakan stres dan kecemasan.

1. Aktif Bergerak dan Berolahraga

Melakukan aktivitas fisik secara rutin terbukti efektif membantu menurunkan tingkat stres. Saat tubuh bergerak, otak melepaskan hormon endorfin yang berperan meningkatkan suasana hati dan mengurangi ketegangan. Selain itu, olahraga juga membantu menekan produksi hormon stres seperti kortisol.

Tidak perlu melakukan olahraga berat. Jalan kaki santai, bersepeda, yoga, atau peregangan ringan selama 20–30 menit sudah cukup, asalkan dilakukan secara rutin.

2. Menjaga Asupan Makanan Sehat

Pola makan memiliki pengaruh besar terhadap kondisi mental. Konsumsi makanan tinggi gula, makanan olahan, dan minuman manis memang bisa memberikan energi instan, tetapi sering kali diikuti rasa lelah dan mood yang tidak stabil.

Sebaliknya, makanan bergizi seperti sayur, buah, protein, dan biji-bijian utuh membantu tubuh lebih siap menghadapi tekanan. Asupan air putih yang cukup juga penting untuk menjaga keseimbangan energi dan suasana hati.

3. Memberi Waktu untuk Diri Sendiri

Perawatan diri atau self-care tidak selalu identik dengan liburan mahal atau perawatan khusus. Aktivitas sederhana seperti mandi air hangat, mendengarkan musik, membaca buku, atau menikmati waktu hening tanpa gangguan sudah termasuk bentuk self-care.

Meluangkan waktu untuk diri sendiri membantu pikiran beristirahat dari tekanan dan memberi ruang untuk kembali tenang.

4. Menulis untuk Meredakan Pikiran

Menuliskan perasaan atau pengalaman dalam jurnal bisa menjadi cara ampuh untuk mengurangi kecemasan. Dengan menuangkan isi pikiran ke dalam tulisan, emosi yang sebelumnya terasa berat dapat lebih mudah dipahami dan diolah.

Kebiasaan ini juga membantu mengenali pola stres dan menemukan solusi yang lebih tepat untuk mengatasinya.

5. Mengurangi Kafein dan Paparan Layar

Terlalu banyak mengonsumsi kafein dapat memicu kecemasan, jantung berdebar, hingga gangguan tidur. Paparan layar gadget yang berlebihan, terutama sebelum tidur, juga membuat otak sulit beristirahat.

Membatasi konsumsi kopi dan minuman berkafein, serta mengurangi penggunaan ponsel di malam hari, dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Tidur yang cukup berperan penting dalam menjaga kestabilan emosi dan kesehatan mental.

Stres memang tidak bisa sepenuhnya dihindari, namun dapat dikelola dengan kebiasaan kecil yang dilakukan secara rutin. Memperhatikan gerak tubuh, pola makan, serta waktu istirahat, kualitas hidup dapat meningkat secara bertahap namun signifikan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut