Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mobil Operasional PPSU Tabrak Pohon di Jakbar, 4 Petugas Terluka
Advertisement . Scroll to see content

Sering Dianggap Aneh, Ternyata Ini Alasan Kenapa Memeluk Pohon Bisa Redakan Stres

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 23:10:00 WIB
Sering Dianggap Aneh, Ternyata Ini Alasan Kenapa Memeluk Pohon Bisa Redakan Stres
Sering dianggap aneh, memeluk pohon ternyata memiliki alasan ilmiah yang membuat aktivitas tersebut bisa membantu meredakan stres. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sering dianggap aneh, memeluk pohon ternyata memiliki alasan ilmiah yang membuat aktivitas tersebut bisa membantu meredakan stres. Efek menenangkan itu berkaitan dengan stimulasi sentuhan serta paparan senyawa alami yang dilepaskan oleh pohon.

Praktisi bisnis lingkungan sekaligus influencer, Bang Sap, menjelaskan manfaat tersebut melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya. Menurut dia, interaksi langsung dengan pohon dapat memengaruhi respons tubuh ketika seseorang sedang mengalami tekanan atau stres.

"In ini economy, warga Indonesia kayaknya perlu mulai memeluk pohon untuk mengurangi stres. Dengar-dengar kayak solusi orang yang udah menyerah ya sama kehidupan? Masa stres solusinya memeluk pohon? Padahal dalam sudut pandang lingkungan, hal ini memang bisa dijelaskan loh," ujar Bang Sap, dikutip Sabtu (8/8/2026).

Sentuhan Pohon Bisa Membantu Tubuh Rileks

Bang Sap menjelaskan terdapat dua mekanisme yang bekerja ketika seseorang berada dekat dan memeluk pohon. Mekanisme pertama berasal dari stimulasi sentuhan atau tactile stimulation.

"Ada dua hal yang kerja bareng di situ. Yang pertama, sentuhannya. Penelitian soal sentuhan nunjukin, kontak fisik yang menenangkan itu bikin saraf kita pindah ke mode istirahat, dan hormon stres ikut turun," jelas dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut