Sering Dianggap Aneh, Ternyata Ini Alasan Kenapa Memeluk Pohon Bisa Redakan Stres
Menurut dia, sentuhan yang menenangkan dapat membantu tubuh beralih dari kondisi siaga menuju kondisi yang lebih rileks. Respons tersebut berkaitan dengan sistem saraf dan perubahan sejumlah indikator fisiologis.
Hirup Senyawa Fitonsida dari Pohon
Selain sentuhan, manfaat berada dekat dengan pohon juga dikaitkan dengan senyawa alami yang dilepaskan tumbuhan. Salah satunya adalah fitonsida atau phytoncide.
Senyawa tersebut merupakan bagian dari mekanisme pertahanan alami tumbuhan untuk melawan sejumlah organisme, termasuk jamur dan serangga. Ketika manusia berada di dekat pohon, senyawa tersebut dapat terhirup bersama udara.
"Kedua, dan ini yang lebih besar. Apa yang kamu hirup waktu wajah kamu sedekat itu sama pohon. Karena pohon itu mengeluarkan senyawa namanya fitonsida. Aslinya, itu senjata pertahanan mereka buat melawan jamur dan serangga, dan kulit kayu itu salah satu sumber utamanya. Tapi pas manusia menghirupnya, efeknya jadi beda. Sistem saraf kita pindah mode, dari siaga ke istirahat. Detak jantung melambat, tekanan darah turun, dan hormon stres ikut turun," tambah Bang Sap.
Dikaitkan dengan Penurunan Kortisol
Bang Sap mengatakan manfaat berada di lingkungan pepohonan juga telah menjadi objek berbagai penelitian. Salah satu indikator yang diamati adalah kadar kortisol, yaitu hormon yang berkaitan dengan respons tubuh terhadap stres.