Sering Sakit Perut dan Asam Lambung Kambuh? Waspadai 4 Gangguan Pencernaan Ini
3. Kanker Usus Besar
Kanker usus besar merupakan penyakit ketika sel abnormal tumbuh di usus besar. Gejalanya dapat berupa perubahan pola buang air besar yang menetap, darah pada tinja, sakit perut, atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
Gejala tersebut tidak selalu berarti kanker. Namun, keluhan yang menetap perlu diperiksa agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.
Dokter dapat merekomendasikan kolonoskopi untuk memeriksa bagian dalam usus besar. Jika ditemukan kelainan, pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk memastikan diagnosis dan menentukan penanganan, yang dapat mencakup operasi sesuai kondisi pasien.
4. Kanker Rektum
Kanker rektum terjadi ketika sel kanker tumbuh di rektum, bagian akhir usus besar sebelum anus. Gejalanya dapat meliputi perubahan kebiasaan buang air besar, perdarahan dari anus, serta rasa tidak tuntas setelah BAB.
Penanganan kanker rektum ditentukan berdasarkan lokasi dan karakteristik tumor, tingkat penyebaran, serta kondisi pasien. Pada kasus tertentu, dokter dapat mempertimbangkan prosedur Intersphincteric Resection (ISR) untuk mengangkat kanker dengan tetap mempertahankan fungsi anus apabila memungkinkan.