Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Gangguan Jiwa Anak dan Remaja di Indoensia 1,6 Kali Lebih Tinggi
Advertisement . Scroll to see content

Sering Susah Tidur dan Berat Badan Berubah Drastis? Bisa Jadi Tanda Gangguan Jiwa

Sabtu, 05 September 2026 - 07:06:00 WIB
Sering Susah Tidur dan Berat Badan Berubah Drastis? Bisa Jadi Tanda Gangguan Jiwa
Sering susah tidur, tubuh terasa lemas berulang, hingga berat badan berubah drastis ternyata bisa menjadi tanda gangguan kesehatan jiwa. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Kemenkes sendiri mencatat angka gangguan kesehatan jiwa masih tinggi di berbagai kelompok usia. Berdasarkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga Juli 2026, sebanyak 186.629 orang dewasa dan lansia atau 0,66 persen terdeteksi mengalami gejala depresi.

Sementara pada kelompok anak usia sekolah dan remaja, tercatat 34.961 orang atau 1,08 persen mengalami gejala depresi. Angka tersebut menunjukkan risiko gejala gangguan kesehatan jiwa pada kelompok anak dan remaja perlu mendapat perhatian serius.

Selain depresi, CKG mencatat 157.434 orang dewasa dan lansia atau 0,56 persen mengalami gejala cemas. Pada anak usia sekolah dan remaja, sebanyak 33.290 orang atau 1,03 persen mengalami gejala cemas.

Dante menyebut data tersebut kemungkinan belum menggambarkan seluruh kondisi gangguan kesehatan jiwa di Indonesia.

"Ini juga fenomenanya gunung es, banyak sekali. Ini baru terdeteksi di CKG, yang tadi data dari WHO lebih besar lagi angkanya," katanya.

Karena itu, masyarakat diminta tidak mengabaikan perubahan pada tubuh yang muncul secara berulang, terutama ketika disertai perubahan suasana hati maupun perilaku. Deteksi dan penanganan lebih awal penting agar kondisi kesehatan jiwa dapat segera mendapat perhatian yang tepat.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut