Softlens Hilang di Mata, Jangan Langsung Dicongkel! Begini Cara Mengatasinya
Jika softlens masih belum ditemukan, pengguna sebaiknya tidak terus-menerus mencoba mengambilnya secara paksa. Terlebih jika mata mulai terasa sakit atau memerah.
Bahaya Perlu Diwaspadai
dr Aditya mengatakan kekhawatiran utama pengguna softlens bukanlah lensa yang masuk ke belakang bola mata, melainkan kebiasaan menggunakan lensa kontak terlalu lama, terutama saat tidur.
“Nah, justru yang harus kamu takutkan itu bukan masalah si softlens-nya masuk ke dalam tubuh, tapi softlens yang enggak pernah dilepas bahkan sampai ketika kamu tidur. Jadi masuk 24 jam, dari malam sampai pagi sampai besoknya lagi,” ujar dr Aditya.
Mengutip data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), dia menyebut tidur menggunakan lensa kontak dapat meningkatkan risiko infeksi mata hingga 6-8 kali lipat.
Risiko tersebut berkaitan dengan berkurangnya pasokan oksigen ke kornea saat mata tertutup. Kornea tidak memiliki pembuluh darah dan salah satu sumber oksigennya berasal dari udara melalui air mata.