Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenkes Tegaskan Vape Sama Bahaya dengan Rokok Konvensional!
Advertisement . Scroll to see content

Solusi Berhenti Merokok Tembakau ala Vapers

Sabtu, 23 Maret 2019 - 18:11:00 WIB
Solusi Berhenti Merokok Tembakau ala Vapers
Solusi berhenti merokok tembakau (Foto: Medical Daily)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Merokok tembakau merupakan kebiasaan buruk yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Telah disebutkan para ahli, fakta yang terbukti bahwa produk tembakau sangat berbahaya bagi kesehatan.

WHO mengungkapkan, penggunaan tembakau membunuh satu orang setiap enam detik. Jadi setiap tahunnya diperkirakan sebanyak enam juta kematian per tahun. Memang tidak mudah menghentikan kebiasaan merokok tembakau. Diperlukan solusi untuk menghentikan kebiasaan ini.

Pembina Asosiasi Vaper Indonesia (AVI), Dimasz Jeremia yang juga mantan perokok aktif menceritakan bagaimana sulitnya berhenti merokok. Kemudian, dia mencari solusi yaitu mengganti dengan rokok elektrik yang efektif dan aman.

"Banyak orang yang tidak menyadari bahwa berhenti merokok bukan hanyalah soal tantangan psikologis, namun juga fisik. Berdasarkan survei internal AVI kepada para vapers, rokok elektrik merupakan alternatif yang mampu menyerupai pengalaman mengonsumsi rokok konvensional dan secara efektif bisa menggantikan posisi rokok tembakau dengan produk alternatif yang lebih tidak berbahaya," kata Dimasz, di Jakarta, belum lama ini.

Sayangnya masih ada stigma dan pemahaman yang kurang tepat di masyarakat mengenai rokok elektrik. Padahal di beberapa negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Inggris telah mengeluarkan izin untuk pemanfaatan rokok elektrik sebagai alat mengurangi konsumsi tembakau dan terbukti di ketiga negara tersebut telah mengalami penurunan angka prevalensi merokok," ujar Dimasz.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut