Suami BCL Meninggal Dunia, Kenali Penyakit Jantung dari Pakar
"Tubuh manusia berhubungan dengan irama sirkadian. Hormon membuat tubuh kita aktif mulai naik sekitar pukul 04.00-05.00. Di titik itu, tekanan darah kita paling tinggi dan detak jantung mulai cepat. Di titik itu pula kita rentan terkena serangan jantung," kata dr Siska di sela acara GE Healthcare Berkomitmen Meningkatkan Layanan Kardiologi Intervensi di Indonesia, Jakarta, belum lama ini.
Serangan jantung di pagi hari disebabkan oleh penyumbatan pasokan darah ke arteri koroner yang menyebabkan kerusakan otot-otot jantung. Irama sirkadian (siklus 24 jam internal tubuh) memengaruhi sejumlah faktor kardiovaskular, termasuk tekanan darah dan detak jantung.
Menurut dr Siska, sebelum serangan jantung terjadi pada pagi hari, ada baiknya setiap orang mengenal gejala-gejalanya. Salah satunya, dada terasa nyeri, tidak bisa beraktivitas. Bahkan, nyeri tersebut menjalar hingga ke ulu hati, punggung, dan lainnya.
"Jadi, kenali lebih awal. Dada terasa nyeri berat, bukan clekit-clekit yang bisa ditunjuk dengan satu jari. Nyerinya serasa seperti ketiban lemari, disertai muntah, mual, pandangan berkunang," katanya.
dr Siska menambahkan, jumlah kasus penyakit jantung yang terus meningkat di Indonesia dapat dikaitkan dengan peningkatan faktor risiko vaskular yang sebenarnya dapat dicegah. Misalnya perubahan kebiasaan makan, peningkatan obesitas, dan konsumsi tembakau.
Editor: Tuty Ocktaviany