Syarat Donor Darah untuk Wanita, Lengkap dengan Manfaat dan Prosedurnya
-Menyelamatkan nyawa orang lain melalui darah yang didonorkan.
-Membantu pengobatan orang lain melalui darah yang didonorkan.
-Melancarkan sirkulasi darah.
-Mengurangi risiko serangan jantung.
-Mempercepat regenerasi atau pembentukan sel darah merah
-Membakar kalori dalam tubuh.
-Menurunkan kadar zat besi.
Untuk mendapatkan manfaat tersebut, kamu bisa langsung melakukan donor darah berikut ini usai memenuhi persyaratan di atas.
-Mendatangi tempat donor darah.
-Membuat kartu donor.
-Mengisi formulir yang berisi identitas pendonor dan pertanyaan terkait kondisi kesehatan pendonor.
-Melakukan pemeriksaan tekanan darah, kadar hemoglobin, berat badan, dan tinggi badan yang dibantu oleh petugas donor darah.
-Setelah lolos pemeriksaan, pendonor bisa langsung melakukan donor darah.
-Pengambilan darah akan berlangsung sekitar 10 menit.
-Memulihkan kondisi tubuh selama 15 menit di ruangan yang telah disediakan.
-Setelah beristirahat selama 15 menit, pendonor akan diberikan vitamin dan makanan ringan.
-Selama 24 jam setelah melakukan donor, tidak diperkenankan mengerjakan aktivitas yang berat.
-Plester penutup bekas suntikan di lengan tidak boleh dilepas selama 5 jam usai donor.
-Perbanyak konsumsi air putih yang banyak makanan kaya zat besi.
Perlu diketahui bahwa donor darah harus dilakukan dengan benar. Pendonor juga harus jujur terkait kondisi kesehatannya saat melakukan pendaftaran.
Pasalnya, terdapat efek samping yang akan terjadi jika prosedur donor darah tidak dilakukan dengan benar. Berikut ini adalah efek sampingnya.
-Pusing.
-Mual.
-Nyeri atau memar di area pengambilan darah.
-Pendarahan di area pengambilan darah.
-Lemas hingga pingsan.
Jika efek samping semakin parah, kamu bisa mendatangi tempat donor darah agar mendapat penanganan
Editor: Komaruddin Bagja