Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Anggap Sepele Abu Vulkanik, Partikel Halus Bisa Rusak Pembuluh Darah hingga Picu Stroke
Advertisement . Scroll to see content

Tak Cuma Obat, Teknologi TMS Bisa Stimulasi Area Otak Pasien Afasia

Minggu, 20 September 2026 - 13:16:00 WIB
Tak Cuma Obat, Teknologi TMS Bisa Stimulasi Area Otak Pasien Afasia
Ilustrasi otak. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

"Otaknya dengan presisi area otak mana yang perlu distimulasi dengan alat yang namanya TMS (Transcranial Magnetic Stimulation), itu bisa menghasilkan yang tadinya tidak bisa berkomunikasi menjadi lebih baik,” tuturnya.

"Bukan dengan obat-obatan, tapi dengan presisi tepat pada area yang mau dicapai itu," lanjut Prof Yusak.

Perkembangan ini menjadi bagian dari perubahan besar dalam dunia neurosains. Diagnosis dan tata laksana penyakit saraf kini semakin diarahkan pada pendekatan yang lebih detail, termasuk dengan memanfaatkan teknologi untuk memahami kondisi otak secara lebih mendalam.

Namun, penggunaan TMS bukan berarti seluruh pasien afasia akan otomatis kembali berbicara normal. Kondisi setiap pasien dapat berbeda dan penanganannya perlu disesuaikan dengan penyebab, lokasi gangguan pada otak, serta kondisi klinis masing-masing.

Teknologi Buka Peluang Baru untuk Pasien Stroke

Perkembangan teknologi neurosains juga membuka peluang baru bagi pasien stroke yang mengalami gangguan komunikasi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut