Tak Hanya Saluran Napas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Membahayakan Mata hingga Kulit!
Namun, proses membersihkan abu dari tubuh harus dilakukan secara hati-hati. Menkes mengingatkan kemungkinan adanya partikel abu yang tajam sehingga pembersihan perlu dilakukan dengan perlahan agar tidak memperparah iritasi.
Jika muncul rasa gatal atau keluhan lain pada kulit, masyarakat dapat mendatangi Puskesmas. Kemenkes telah menyiapkan salep kulit untuk membantu menangani keluhan tersebut.
Masyarakat di wilayah terdampak tidak perlu panik, tetapi tetap perlu memperhatikan kondisi tubuh setelah terpapar abu vulkanik.
Jika mulai mengalami gangguan pernapasan, keluhan pada mata, atau iritasi dan rasa gatal pada kulit, warga dapat mencari pertolongan di Puskesmas terdekat.
Kemenkes juga telah mengaktifkan Health Emergency Operating Center (HEOC) di seluruh daerah terdampak. Koordinasi dengan dinas kesehatan tingkat kabupaten/kota dilakukan secara rutin untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan masyarakat.