Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fakta-Fakta Mimpi Buruk di Pagi Hari Lebih Nyata dan Menakutkan
Advertisement . Scroll to see content

Tangan Kebas hingga Sulit Digerakkan setelah Tidur, Kenali Gejala Saturday Night Palsy

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:01:00 WIB
Tangan Kebas hingga Sulit Digerakkan setelah Tidur, Kenali Gejala Saturday Night Palsy
Dokter mengungkapkan Saturday Night Palsy umumnya terjadi ketika saraf radial di lengan mengalami penekanan dalam waktu lama. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

Gangguan pada saraf radial tersebut dapat memunculkan berbagai gejala, mulai dari tangan terasa lemah, sulit digerakkan, hingga mati rasa dan kesemutan yang menjalar dari siku ke punggung tangan.

"Efeknya adalah terjadi blokir saraf sementara, tanpa kerusakan saraf yang permanen. Keluhan yang dapat muncul antara lain, kelemahan pada tangan dan jari-jari dan mati rasa dan kesemutan mulai dari siku hingga punggung tangan," ujarnya.

Meski gejalanya dapat terasa mengkhawatirkan, dr Adam mengatakan sebagian besar kasus Saturday Night Palsy tidak menyebabkan kerusakan saraf permanen. Kondisi tersebut biasanya akan membaik dengan sendirinya setelah tekanan pada saraf hilang dan aliran darah kembali normal.

Namun, dia mengingatkan proses pemulihan dapat berlangsung lebih lama apabila tekanan pada saraf terjadi dalam waktu yang sangat lama atau dengan intensitas yang berat.

"Mayoritas Saturday Night Palsy akan sembuh dengan sendirinya, namun bila tekanannya sangat lama dan/atau berat, pemulihan bisa berjalan lebih lama," katanya.

Sebab itu, menjaga posisi tidur agar tidak memberikan tekanan berkepanjangan pada lengan menjadi salah satu cara sederhana untuk mengurangi risiko terjadinya Saturday Night Palsy. Apabila kelemahan atau mati rasa tidak kunjung membaik, disertai nyeri hebat, atau semakin parah, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut