Terapi Sel Imun Jadi Harapan Baru Lawan Kanker, Begini Cara Kerjanya
Di dalam tubuh, sel CAR-T diharapkan dapat menemukan sel kanker yang memiliki target tersebut, kemudian menyerangnya.

"Jadi, sel imun pasien diprogram ulang agar lebih mampu memburu target kanker tertentu," kata Presiden Direktur PT Bifarma Adiluhung - Regenic Stem Cell, dr. Sandy Qlintang, dalam acara Dr. Boenjamin Setiawan Distinguished Lecture Series (DBSDLS) 2026 di Jakarta, Sabtu (29/8/2026).
Karena menggunakan sel hidup yang telah dimodifikasi untuk melawan penyakit, terapi ini bahkan kerap digambarkan sebagai 'living drug' atau obat hidup.
Dijelaskan dr Sandy, terapi sel imun bukan lagi sebatas penelitian di laboratorium. Ya, di Amerika Serikat, FDA telah menyetujui sejumlah terapi CAR-T untuk kanker darah tertentu, termasuk beberapa jenis leukemia, limfoma, dan multiple myeloma.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa terapi berbasis sel telah bergerak dari ranah eksperimental menuju bagian dari pengobatan modern untuk penyakit tertentu.