Terungkap, Inilah Alasan Seseorang Bisa Terkena Kanker

Siska Permata Sari ยท Rabu, 24 Januari 2018 - 16:52 WIB
Terungkap, Inilah Alasan Seseorang Bisa Terkena Kanker

Kanker menjadi salah satu penyakit pembunuh manusia nomor dua di dunia. (Foto: Ilustrasi/dailymail)

JAKARTA, iNews.id - Kanker menjadi salah satu penyakit pembunuh manusia nomor dua di dunia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, di Indonesia saja, prevalensi penyakit kanker telah mencapai 0,14 persen atau sekitar 347.792 orang dari total penduduk di 2013 lalu.

Diperkirakan, angka tersebut akan terus meningkat seiring perkembangan ekonomi dan teknologi secara global di tahun 2030. Hal tersebut merupakan prediksi World Health Organization (WHO) yang mengungkap jika angka itu akan meningkatkan tujuh kali lipat di tahun 2030.

Apa penyebabnya? Ahli Onkologi dan Konsultan Spesialis dari The Cancer Center Singapore Medical Group (SMG), Dr. Wong Seng Weng mengatakan, bahwa semua orang pada dasarnya berpotensi memiliki sel kanker dalam tubuhnya.

"Ada anggapan jika sel kanker ada di tubuh kita sejak bayi, itu tidak benar. Tetapi setiap orang berpotensi terkena kanker, karena kanker ini merupakan sel abnormal, berlipat ganda sangat cepat, dan menyerang sel-sel normal," kata Dr. Weng ketika ditemui iNews.id di acara diskusi bertajuk Penemuan Revolusi Global dan Terobosan dalam Pengobatan Kanker, di Hong Kong Cafe, Jakarta, Rabu (24/1/2018).

Ia mengungkapkan, selain faktor personal, faktor gen serta gaya hidup juga menjadi penyebab berkembangnya sel kanker dalam tubuh.

"Faktor personal (sel dalam tubuh), lingkungan, gaya hidup, dan genetik mempengaruhi (perkembangan) kanker," jelas dia.

Terkait gaya hidup, jelas dia, kebiasaan yang sangat dapat menyebabkan kanker adalah merokok dan makan makanan olahan seperti daging olahan. Oleh sebab itu, kata dia, penting melakukan pengecekan rutin terhadap sel kanker dalam tubuh.

"Semua orang bisa berpotensi kena kanker, tak perduli tua atau muda. Kanker juga tak ada gejala spesifik di stadium-stadium awal. Maka penting untuk mengecek secara berkala, karena jika didiagnosa lebih awal, kemungkinan untuk sembuh sangat mungkin karena bisa terobati secara cepat," ujar dia.

Di Indonesia  kanker yang paling umum ditemui adalah kanker paru-paru, hati, usus, kolorektal, payudara, dan serviks.


Editor : Nanang Wijayanto