Tips Berkumur dengan Tepat Mencegah Covid-19, Gargle hingga Tenggorokan

Vien Dimyati ยท Sabtu, 11 Juli 2020 - 12:17 WIB
Tips Berkumur dengan Tepat Mencegah Covid-19, Gargle hingga Tenggorokan

Menjaga kesehatan mulut dan hidung (Foto : Readers digest)

JAKARTA, iNews.id - Mencegah penularan Covid-19 sebaiknya dilakukan sejak dini. Selain memperkuat imunitas tubuh, ada baiknya Anda juga mencegah penularan dengan berkumur untuk menjaga higienitas hidung dan mulut.

Untuk berkumur juga tidak boleh sembarangan, ada trikbdan tipsnya. Salah satunya, Anda bisa menggunakan cairan antiseptik.

Lantas, seperti apa cara berkumur yang tepat untuk menjaga higienitas mulut dan hidung?

Anggota Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI), Prof Rahmi Amtha mengatakan, biasanya, kalau untuk menjaga kebersihan mulut, bisa dicapai dengan dua cara jika mekanismenya dilakukan dengan berkumur.

"Mekanisme pertama, kalau kita baik-baik saja, kita bisa berkumur dengan bahan alami satu kali setiap hari. Tetapi kalau kondisi terpapar atau berisiko virus, kita bisa berkumur dengan antiseptik dalam waktu dua Minggu. Kemudian stop, dan berkumur lagi dua minggu ke depan," kata Prof Rahmi, melalui keterangannya, Jumat (10/7/2020).

Prof. Rahmi menjelaskan berkumur biasa dilakukan hanya area mulut depan, lidah, sampai (menyentuh) mukosa pipi kanan-kiri. Sedangkan untuk melakukan teknik gargle mencegah virus, Anda bisa dengan menengadahkan kepala ke belakang sekitar 45 derajat.

"Kalau gargle, kepala agak sedikit mendongak, agar kandungan larutan berkumur bisa mencapai area belakang mulut. Dengan gargle akan melapisi bagian belakang mulut dengan larutan kumur, sehingga bisa menghilangkan virus, bakteri dan jamur, serta meredakan sakit tenggorokan," kata dia.

Prof Rahmi menjelaskan dari semua antiseptik rongga mulut yang beredar di pasaran, terdapat obat kumur yang sudah lama beredar dengan bahan dasar povidone-iodine. Povidone-iodine ini punya 38 mikrobisidal, termasuk SARS dan MERS, sekarang SARS-Cov-2 (virus corona) itu akan dibuktikan lagi kemampuan antivirusnya.

Dalam riset yang diterbitkan International Journal of Oral Science, virus corona rentan terhadap oksidasi sehingga terkait dengan obat kumur, bahan yang disarankan adalah povidone-iodine atau hidrogen peroksida. Povidone iodine disebut pun lebih mampu membunuh virus dibandingkan antiseptik lain seperti chlorhexidine dan benzalkonium chloride.

Oleh karena itu, penggunaan PVP-I oleh nakes dan pasien layak digunakan bersama APD, sebagai upaya mencegah transmisi virus SARS CoV-2 dan mengurangi kemungkinan tertular Covid-19.

Medical Affairs Manager Mundipharma Indonesia, dr Rini Cendika mengatakan, selain menjaga kebersihan mulut dan tenggorok dengan PVP-I, nakes juga perlu menjaga kebersihan rongga hidung yang merupakan salah satu jalan masuk dan reservoir dari SARS-CoV 2.

Adapun Iota-Carrageenan dapat secara efektif membantu menurunkan viral load di rongga hidung, dengan pertimbangan cara kerja Iota-Carrageenan yang dapat melapisi dinding mukosa hidung dan mencegah virus untuk menempel pada reseptor untuk bereplikasi.

"Hal ini menjadikan penggunaan Nasal Spray Iota-Carrageenan suatu alternatif perlindungan tambahan untuk rongga hidung selama pandemik ini," kata dia.

Dia menjelaskan, penggunaan Betadine Mouthwash and Gargle dengan PVP-I 1% dan Betadine Nasal Spray dengan Iota-Carageenan sesuai dengan protokol respiratory yang disarankan, sudah diterapkan dan dibuktikan efektivitasnya.

Editor : Vien Dimyati