Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rekomendasi Kacamata untuk Pengguna Hijab, Kepala Anti-Pusing!
Advertisement . Scroll to see content

Usia 40 Tahun Mulai Rabun Dekat, Ini Harus Diperhatikan saat Gunakan Kacamata Progresif

Jumat, 24 April 2026 - 17:18:00 WIB
Usia 40 Tahun Mulai Rabun Dekat, Ini Harus Diperhatikan saat Gunakan Kacamata Progresif
Mulai rabun dekat, ini harus dipehatikan pengguna kacamata progresif agar tidak mengalami pusing, mata lelah hingga sulit beradaptasi. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Memasuki usia 40 tahun ke atas, banyak orang mulai mengalami presbiopia atau rabun dekat, kondisi mata kesulitan melihat jarak dekat. Salah satu solusi yang kini banyak dipilih adalah memakai kacamata progresif karena mampu membantu penglihatan jauh, menengah, hingga dekat dalam satu lensa.

Namun, tidak sedikit pengguna yang masih ragu mencoba kacamata progresif. Keluhan seperti pusing, mata lelah, hingga sulit beradaptasi kerap terjadi, bahkan membuat sebagian orang kembali memakai dua kacamata terpisah.

Dokter spesialis mata, dr Amanda Nur Shinta Pertiwi, Sp.M, FIACLE mengatakan banyak pasien mengeluhkan ketidaknyamanan saat pertama kali menggunakan kacamata progresif.

“Banyak pasien datang dengan keluhan tidak nyaman saat menggunakan kacamata progresif. Padahal secara klinis, kenyamanan ditentukan oleh pengukuran yang tepat, kualitas dan desain lensa, serta kesesuaian dengan kebutuhan visual sehari-hari," ujarnya, dalam ketereangan pers, Jumat (24/4/2026).  

"Dengan pemeriksaan yang tepat dan pemilihan lensa yang sesuai dengan aktivitas, proses adaptasi biasanya dapat berlangsung lebih cepat dan nyaman. Sebab itu, konsultasi dengan tenaga profesional menjadi langkah penting sebelum memilih kacamata progresif,” katanya.

Dia menjelaskan kondisi tersebut sebenarnya sering dipengaruhi desain dan kualitas lensa progresif yang digunakan. Tidak semua lensa memiliki teknologi sama, sehingga kenyamanan tiap pengguna bisa berbeda.

Berikut beberapa tips agar nyaman menggunakan kacamata progresif:

1. Pilih lensa dengan desain yang presisi

Lensa progresif dengan desain kurang optimal biasanya memiliki area pandang sempit dan transisi yang tidak halus. Hal ini membuat pengguna harus sering menggerakkan kepala untuk mendapatkan fokus yang tepat. Sebaliknya, lensa dengan teknologi presisi memberikan area pandang lebih luas dan transisi lebih natural.

2. Sesuaikan dengan aktivitas sehari-hari

Kebutuhan visual setiap orang berbeda. Pengguna yang sering bekerja di depan komputer membutuhkan area penglihatan jarak dekat dan menengah yang lebih luas. Sementara aktivitas luar ruangan memerlukan keseimbangan fokus yang berbeda.

3. Jangan hanya terpaku pada harga

Harga lensa progresif umumnya lebih tinggi dibandingkan lensa biasa. ini karena lensa progresif menggabungkan beberapa fungsi dalam satu desain yang kompleks. Teknologi yang lebih baik biasanya memberikan kenyamanan lebih dalam jangka panjang.

4. Pastikan pengukuran dilakukan dengan tepat
Pengukuran yang tidak akurat bisa membuat pengguna sulit beradaptasi. Posisi lensa yang tidak sesuai dengan mata dapat menyebabkan pusing atau pandangan tidak fokus.

5. Gunakan coating berkualitas

Lapisan tambahan pada lensa atau coating berperan penting untuk meningkatkan kenyamanan. Coating dapat membantu mengurangi pantulan cahaya, memberikan penglihatan lebih jernih, serta menjaga ketahanan lensa.

6. Konsultasi dengan tenaga profesional

Sebelum memilih kacamata progresif, sebaiknya lakukan pemeriksaan mata terlebih dahulu. Tenaga profesional dapat membantu menentukan jenis lensa yang sesuai dengan kebutuhan visual.

Beberapa produsen lensa juga menyediakan garansi adaptasi bagi pengguna baru. Fasilitas ini memungkinkan penyesuaian jika pengguna masih merasa kurang nyaman dalam masa awal penggunaan.

Memahami perbedaan kualitas lensa serta pentingnya pengukuran yang tepat, masyarakat dapat merasakan manfaat kacamata progresif secara maksimal. Pemilihan yang sesuai tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga membantu menjaga kualitas penglihatan dalam jangka panjang.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut