Warna Urine Keruh, Merah atau seperti Teh! Dokter Imbau Jangan Tunda Periksa
“Nah, kalau warnanya keruh, berubah kemerahan, atau seperti teh, perlu evaluasi lebih lanjut karena bisa jadi ini merupakan tanda awal penyakit ginjal pada anak, walaupun belum tentu 100 persen,” ujarnya.
Dia menegaskan, orang tua tidak perlu langsung panik apabila menemukan perubahan warna urine pada anak. Meski demikian, pemeriksaan ke dokter spesialis anak sebaiknya tidak ditunda agar penyebabnya dapat diketahui sedini mungkin.
Dokter biasanya akan melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan urine untuk memastikan penyebab perubahan warna tersebut. Langkah ini penting untuk mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini sehingga penanganan dapat diberikan lebih cepat jika diperlukan.
“Makanya sebaiknya dikonsultasikan ke dokter anak untuk wawancara lebih lanjut, pemeriksaan fisik, dan juga pemeriksaan urine. Ingat, perubahan kecil pada warna urine bisa menjadi tanda awal adanya masalah ginjal pada si kecil. Jadi, harus diperhatikan warna urine si kecil ya, moms,” ucapnya.
Perubahan warna urine tidak selalu disebabkan penyakit ginjal. Konsumsi makanan tertentu, obat-obatan, maupun kondisi dehidrasi juga dapat memengaruhi warna urine anak. Namun, jika perubahan warna terjadi terus-menerus atau disertai keluhan seperti demam, nyeri saat buang air kecil, bengkak pada tubuh, hingga anak tampak lemas, pemeriksaan medis sebaiknya segera dilakukan.
Dengan membiasakan memantau warna urine setiap hari, orang tua dapat lebih cepat mengenali tanda-tanda awal gangguan kesehatan pada anak. Langkah sederhana ini berpotensi membantu mendeteksi penyakit ginjal maupun masalah kesehatan lainnya sebelum berkembang menjadi lebih serius.
Editor: Dani M Dahwilani