Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Selain Soetta, Bandara Halim Ditutup Sementara Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau
Advertisement . Scroll to see content

Waspada! Abu Vulkanik dari Erupsi Gunung Anak Krakatau Terbukti Berbahaya bagi Kesehatan

Minggu, 06 September 2026 - 09:26:00 WIB
Waspada! Abu Vulkanik dari Erupsi Gunung Anak Krakatau Terbukti Berbahaya bagi Kesehatan
Ilustrasi pakai masker untuk mencegah paparan abu vulkanik imbas erupsi. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Kulit Bisa Mengalami Iritasi

Kontak langsung dengan abu vulkanik juga dapat membuat kulit mengalami iritasi. Kulit dapat terasa gatal, panas atau perih, disertai kemerahan, bengkak, hingga muncul ruam.

Risiko tersebut dapat meningkat ketika kulit berkeringat atau mengalami kontak cukup lama dengan abu.

Karena itu, setelah berada di area yang terkena hujan abu, masyarakat dianjurkan segera membersihkan bagian tubuh yang terpapar.

Paparan Berulang Perlu Diwaspadai

Bahaya abu vulkanik tidak hanya berkaitan dengan gejala yang muncul segera setelah paparan. Paparan debu vulkanik dalam jumlah besar atau berulang, terutama material yang mengandung silika, juga perlu diperhatikan karena dapat berdampak terhadap paru-paru.

Paparan silika dalam jangka panjang dapat menyebabkan silikosis, yaitu penyakit paru akibat menghirup debu silika dalam waktu lama. Kondisi ini dapat menyebabkan terbentuknya jaringan parut pada paru-paru dan mengganggu fungsi pernapasan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut