Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Penganiayaan Pacar di Bandung Viral, Psikolog Ungkap Faktor Korban Bertahan 3 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Waspada! Ini Tanda-Tanda Kamu Terjebak dalam Abusive Relationship Menurut Psikolog

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:04:00 WIB
Waspada! Ini Tanda-Tanda Kamu Terjebak dalam Abusive Relationship Menurut Psikolog
Ilustrasi penganiayaan oleh pasangan. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Menurutnya, kondisi itu sering kali membuat korban kehilangan kemampuan untuk melihat hubungan secara objektif karena masih berharap pasangannya benar-benar berubah.

Stephani juga mengungkap sejumlah karakter yang dapat membuat seseorang lebih rentan menjadi korban abusive relationship. Salah satunya adalah memiliki ketergantungan emosional yang tinggi terhadap pasangan.

Korban yang merasa tidak bisa hidup tanpa pasangan cenderung lebih mudah dimanipulasi oleh pelaku, terlebih jika memiliki rasa tidak percaya diri atau insecure.

Sementara itu, pelaku abusive relationship umumnya memiliki sifat sangat dominan, agresif, serta berusaha mengontrol kehidupan pasangannya.

"Ketika seseorang sangat bergantung kepada pasangannya lalu bertemu pasangan yang dominan, agresif, dan controlling, maka risikonya lebih besar masuk ke dalam hubungan yang tidak sehat," jelas Stephani.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa penjelasan tersebut merupakan gambaran berdasarkan konsep psikologi dan hasil penelitian mengenai abusive relationship. Analisis tersebut tidak dimaksudkan sebagai kesimpulan terhadap kasus penyekapan dan penganiayaan yang saat ini viral dan masih dalam proses hukum.

Stephani berharap masyarakat semakin memahami tanda-tanda hubungan yang tidak sehat sehingga dapat mencari bantuan sejak dini sebelum kekerasan berkembang menjadi lebih parah.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut