Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keseringan Main Padel Sebabkan Kista Bahu? Ini Kata Dokter
Advertisement . Scroll to see content

Waspada Penyakit Demam Berdarah Jelang Libur Lebaran, Kenali Pencegahannya!

Jumat, 29 Maret 2024 - 16:17:00 WIB
Waspada Penyakit Demam Berdarah Jelang Libur Lebaran, Kenali Pencegahannya!
Waspada demam berdarah di momen libur Lebaran (Foto: Aries Online)
Advertisement . Scroll to see content

Nyamuk yang terinfeksi kemudian dapat menularkan virus tersebut kepada orang yang sehat dengan menggigit mereka. DBD tidak dapat menyebar secara langsung dari satu orang ke orang lain, diperlukan nyamuk untuk penularan virus demam berdarah.

Risiko DBD lebih tinggi di daerah yang padat penduduknya seperti daerah permukiman perkotaan, termasuk taman dan tempat bermain yang berada di dalamnya, di mana terdapat kemungkinan yang lebih tinggi untuk menemukan Aedes aegypti dan manusia yang terinfeksi, dibandingkan dengan daerah yang masih berhutan di mana Aedes aegypti dan manusia yang terinfeksi lebih kecil kemungkinannya untuk ditemukan. Hal ini karena nyamuk dengue dapat terbang beberapa ratus meter untuk mencari wadah berisi air dan bertelur, sehingga beberapa nyamuk per rumah tangga dapat menyebabkan wabah DBD yang besar.

Untuk itu, penerapan 3M Plus (menguras bak air, menutup tempat penampungan air, dan mendaur ulang barang tidak terpakai, juga mencegah gigitan danbperkembangbiakan nyamuk) menjadi kunci penting dalam pencegahan DBD, serta mempertimbangkan pencegahan inovatif melalui vaksinasi. 

Dalam mendukung pencegahan DBD, PT Takeda Innovative Medicines dan Alodokter berkolaborasi dalam memerangi DBD di Indonesia. Kolaborasi tersebut direfleksikan ke dalam serangkaian kegiatan dan inisiatif, baik yang ditujukan kepada tenaga kesehatan, masyarakat umum, maupun karyawan, untuk mengendalikan dan mencegah penyebaran virus dengue.

Andreas Gutknecht, Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines mengatakan, DBD adalah penyakit yang mengancam jiwa dan sampai saat ini tidak ada pengobatan khusus untuk DBD. Hal ini menjadikan tindak pencegahan sebagai kunci.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut