Waspada, Zat Pengering Pakaian Ternyata Penyebab Leukimia pada Anak
JAKARTA, iNews.id - Denada tengah bersedih dengan putrinya yang tengah terbaring akibat sakit leukimia atau kanker darah putih yang dideritanya. Dia berharap Shakira Aurum bisa segera sembuh dan terbebas dari rasa sakitnya.
Ibu satu anak yang biasa disapa Dena ini mengaku tak memiliki garis keturunan penderita leukimia. Dia bingung dan tak menyangka jika anaknya ternyata bisa terkena dan telah menjalani perawatan selama 1,5 bulan di Singapura.
Ternyata International Agency for Research on Cancer (IARC) mengatakan, anak kecil bisa menderita leukimia tanpa harus memiliki garis keturunan. Pemicunya dari pengering pakaian, perabotan rumah tangga hingga pakaian sehari-hari yang bersentuhan langsung dengan kulit tubuh.
Menurut IARC, seperti dikutip dari The Guardian, jika seseorang anak bisa menderita leukimia jika sering memakai pakaian yang dicuci dengan teknik dry cleaning. Kandungan zat perchlorethylene pada pencucian dry cleaning bisa menyebabkan risiko seseorang terkena kanker sel darah putih dan kanker paru-paru.
Perchlorethylene juga bisa ditemui dalam kandungan pembersih perabotan rumah tangga atau cairan semir sepatu. Sehingga jika bersinggungan dengan kulit anak kecil, maka risko untuk terkena kanker sangatlah besar.
Namun, perlu digarisbawahi jika pengggunaan cairan pembersih dalam jumlah dikit, maka akan terhindar dari kanker. Namun jika penggunaan zat pembersih dalam jumlah banyak, maka anak akan berisiko terkena kanker karena kandungan perchlorethylene masih menempel pada serat kain pakaian.
Namun untuk lebih amannya adalah sering mencuci pakaian sendiri, sehingga bisa menakar cairan pembersih yang akan digunakan pada baju. Selain itu saat pengeringan juga bisa dikontrol dan benar-benar kering sebelum dipakai oleh anak-anak.
Selain zat dalam kandungan dry cleaning yang harus diwaspadai adalah bahan kimia seperti benzena. Bahan kimia ini bisa ditemukan pada produksi obat, plastik, bensin, karet buatan, tinta printer hingga pewarna rambut.
Selalu hindari anak Anda dengan berbagai bahan kimia yang terdapat pada pakaian dan barang-barang yang mudah menimbulkan risiko pada kanker.
Editor: Adhityo Fajar