Adrian Yunan Ceritakan Kisah Haru di Balik Lagu Sebelah Mata usai Alami Buta Permanen
JAKARTA, iNews.id - Musisi Adrian Yunan menceritakan kisah haru di balik lagu Sebelah Mata, salah satu karya ikonik Efek Rumah Kaca (ERK). Lagu tersebut ternyata lahir dari pengalaman pribadi Adrian saat mulai mengalami gangguan penglihatan hingga akhirnya kehilangan penglihatan secara total.
Adrian mengaku mulai mengalami masalah pada penglihatannya sekitar 2004 atau 2005. Saat itu, mata kanannya sudah mengalami low vision sehingga dia hanya mengandalkan mata kiri yang masih berfungsi.
"Waktu itu sekitar 2004 atau 2005, aku sudah mulai low vision. Mata kananku sudah hampir low vision. Setelah itu aku praktis hanya menggunakan mata kiri yang masih berfungsi, sampai akhirnya total gelap. Makanya judulnya 'Sebelah Mata'. Lagu itu merupakan cerita pribadiku," ujar Adrian di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan belum lama ini.
Kondisi tersebut kemudian menjadi inspirasi Adrian dalam menciptakan Sebelah Mata. Lagu yang selama ini kerap dianggap sebagai metafora kritik sosial ternyata menyimpan cerita personal tentang perjuangannya menghadapi gangguan penglihatan.
Kini, Adrian mengaku sudah kehilangan penglihatan secara total. Meski begitu, dia tidak menggambarkan kondisinya sebagai kegelapan hitam pekat.