Ernest Gabung Lagi dengan Band Cokelat: Terharu, Tidak Banyak Orang Dapat Second Chance

Antara ยท Rabu, 08 Juli 2020 - 23:26 WIB
Ernest Gabung Lagi dengan Band Cokelat: Terharu, Tidak Banyak Orang Dapat Second Chance

Ernest gabung lagi dengan band Cokelat. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Ernest Fardiyan Syarif kembali bergabung ke dalam band Cokelat per Maret 2020. Setelah menggaet mantan vokalis band Garasi, Aiu Ratna menjadi vokalis tamu di berbagai kegiatan manggungnya, kini formasi Cokelat semakin solid dengan bergabungnya kembali gitaris Ernest.

Ernest memperkuat barisan Edwin Marshal Sjarif (gitar), Ronny Febry Nugroho (bass), Axel Andaviar (drum) dan Aiu. Sebelumnya, Ernest pernah memperkuat formasi Cokelat pada periode 2003 hingga awal 2015.

Di album kedua "Rasa Baru" yang dirilis pada 2002, Ernest menyumbangkan permainan gitarnya di lagu “Dia” dan “Jauh”. Namun setelah terlibat di album “Segitiga” (2003), “Dari Hati” (2004), “Untukmu Indonesiaku” (2006), “The Best of - Tak Pernah Padam” (2006) dan “Panca Indera” (2008), Ernest memutuskan mengundurkan diri.

Suami dari aktris Nirina Zubir ini fokus pada bisnis kuliner sambil menekuni hobinya bersepeda.

“Senang, terharu, happy, dan tidak menyangka bisa comeback ke Cokelat lagi. Tidak banyak orang yang bisa mendapatkan second chance, and I will give my best,” kata Ernest dalam siaran resmi, Rabu (8/7/2020).

Ernest mengatakan kembalinya dia ke dalam band Cokelat adalah tantangan menarik. Pasalnya, dia bisa kembali menciptakan karya di era baru dengan harapan baru.

“Dan sepertinya sangat yakin dengan formasi yang sekarang. Banyak energi bagus yang bisa gue rasakan dari tim manajemen, kru dan personel band. Formasi yang sekarang bersama Aiu (Ratna) adalah salah satu formasi impian gue," tutur dia.

"Tapi selain itu, memang karena obrolan yang sangat dalam dengan Ronny, Edwin dan manajemen Cokelat yang membuat gue terharu karena mereka masih menghargai gue sama seperti gue dulu di Cokelat. Maka dari itu, ajakan untuk comeback dari keluarga gue inilah yang membuat gue memutuskan kembali,” ucapnya.

Editor : Tuty Ocktaviany