3 Amalan yang Paling Dicintai Allah, Muslim Wajib Mengamalkannya
Dari Ibnu Mas'ud, dia berkata, Aku berkata, "Wahai Rasulullah, amal apakah yang paling utama?" Beliau menjawab, " Shalat pada waktunya ." Aku berkata, "Lalu apa?" Beliau menjawab, " Berbakti kepada kedua orang tua .” Aku berkata, "Lalu apa?" Beliau menjawab, " Berjihad di jalan Allah ." Shahih: Al Bukhari (527) dan Muslim (85).
Berikut tiga amalan yang paling dicintai Allah SWT:
1. Sholat Pada Waktunya
Dari hadits tersebut di atas jelas disebutkan amalan yang paling dicintai Allah pada urutan pertama yakni sholat pada waktunya. Sebagian ulama menyebutkan mengerjakan sholat tepat pada waktunya paling utama yakni ketika mendengar suara adzan lalu segera mengambil air wudhu dan berangkat ke masjid atau mushalla untuk menunaikan sholat berjamaah.
Mengerjakan sholat tepat waktu juga memiliki keutamaan yakni terhindar dari sifat lalai dan munafik.
Allah SWT berfirman:
الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ
(yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya. (QS. Al Ma'un: 5).
Yaitu mereka yang sudah berkewajiban mengerjakan shalat dan menetapinya, kemudian mereka melalaikannya. Hal ini adakalanya mengandung pengertian tidak mengerjakannya sama sekali, menurut pendapat Ibnu Abbas, atau mengerjakannya bukan pada waktu yang telah ditetapkan baginya menurut syara; bahkan mengerjakannya di luar waktunya.
Sholat tepat waktu juga akan menjadi cahaya di Hari Kiamat
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ ذَكَرَ الصَّلَاةَ يَوْمًا فَقَالَ مَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا كَانَتْ لَهُ نُورًا وَبُرْهَانًا وَنَجَاةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمَنْ لَمْ يُحَافِظْ عَلَيْهَا لَمْ يَكُنْ لَهُ نُورٌ وَلَا بُرْهَانٌ وَلَا نَجَاةٌ وَكَانَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَ قَارُونَ وَفِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَأُبَيِّ بْنِ خَلَفٍ