Bacaan Takbir Idul Adha, Lengkap Dengan Waktu Takbiran yang Tepat

Rilo Pambudi · Jumat, 01 Juli 2022 - 19:24:00 WIB
Bacaan Takbir Idul Adha, Lengkap Dengan Waktu Takbiran yang Tepat
Bacaan takbir Idul Adha (Foto: Garakta Studio)

JAKARTA, iNews.id - Umat islam disunnahkan untuk melafalkan bacaan takbir Idul Adha. Gema takbir yang dikumandangkan di mana-mana memang menjadi salah satu penanda datangnya hari raya dalam islam.

Takbir merupakan bentuk syiar kaum muslim dan dianjurkan untuk mengeraskan suara. Sebagaimana diketahui, Hari Raya Idul Adha 2022 tidak lama lagi segera tiba.

Umat islam di seluruh dunia akan merayakan hari agung itu pada tanggal 10 Dzulhijjah 1442 yang jatuh pada 9 Juli 2022. Salah satu keutamaan yang biasa dilakukan di hari tersebut adalah takbir.

Terdapat dua jenis takbir yang dilafalkan saat hari raya. Antara lain adalah takbir muqayyad dan takbir mutlak atau takbir mursal.

Takbir muqayyad atau yang terikat waktu adalah takbiran yang dilaksanakan setiap selesai melaksanakan shalat wajib. Takbiran ini dimulai sejak setelah shalat subuh tanggal 9 Dzulhijjah hingga setelah shalat Ashar tanggal 13 Dzulhijjah. 

Berikut dalil takbiran yang terikat waktu:

"Dari Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau dulu bertakbir setelah shalat shubuh pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai setelah dzuhur pada tanggal 13 Dzulhijjah. (Ibn Abi Syaibah & Al Baihaqi)

"Dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau bertakbir setelah shalat shubuh pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai ashar tanggal 13 Dzulhijjah. Beliau juga bertakbir setelah ashar. (HR Ibn Abi Syaibah & Al Baihaqi. Al Albani mengatakan: “Shahih dari Ali radhiyallahu ‘anhu“)

Sementara muthlaq adalah takbir hari raya yang tidak terikat waktu, yakni bisa dilakukan kapan saja, dimana saja, dan selama masih dalam rentang waktu yang dibolehkan.

Takbir mutlak jelang Idul Adha biasanya dimulai sejak tanggal 1 Dzulhijjah hingga waktu asar pada tanggal 13 Dzulhijjah. Selama tanggal 1 – 13 Dzulhijjah, kaum muslim disyariatkan untuk memperbanyak ucapan takbir di mana saja, kapan saja dan dalam kondisi apa saja. 

Boleh saat sambil berjalan, berdiri, di kendaraan, bekerja, duduk, ataupun berbaring. demikian pula, takbiran ini bisa dilakukan di rumah, jalan, kantor, sawah, pasar, lapangan, masjid, dan yang lain kecuali di tempat-tempat kotor.

Adapun dalil takbiran mutlak di hari Idul Adha adalah seperti yang dijelaskan dalam Surah Al Hajj dan Al Baqarah yang berbunyi:

Allah berfirman, yang artinya: “…supaya mereka berdzikir (menyebut) nama Allah pada hari yang telah ditentukan…” (Qs. Al Hajj: 28)

Lewat surah Al Baqarah, Allah juga berfirman, yang artinya: “….Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang berbilang…” (Qs. Al Baqarah: 203).

Lafal Bacaan Takbir Idul Adha

Tidak terdapat riwayat lafadz takbir tertentu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hanya saja ada beberapa riwayat dari beberapa sahabat yang mencontohkan lafadz takbir. Diantara riwayat tersebut adalah:

Pertama, Takbir Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu. Riwayat dari beliau ada 2 lafadz takbir:

أ‌- اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله ُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وللهِ الْحَمْدُ
ب‌- اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله ُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وللهِ الْحَمْدُ

Latin: Allahu Akbar, Allahu Akbar kabira, Laa ilaaha illallaahu wallaahu Akbar, Allahu Akbar walillahilhamd

Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.

Lafal "Allahu Akbar" pada takbir Ibnu Mas’ud boleh dibaca dua kali atau tiga kali. Semuanya diriwayatkan Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushannaf.

Kedua, ada takbir Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma:

اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، وَلِلَّهِ الْحَمْدُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وَأَجَلُّ
اللَّهُ أَكْبَرُ، عَلَى مَا هَدَانَا

Bacaan takbir dari Ibnu Abbas yang diriwayatkan oleh Al Baihaqi 

Ketiga, ada takbir Salman Al Farisi radhiyallahu ‘anhu:

اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا

Ibnu Hajar mengatakan: Takbir Salman Al Farisi radhiyallahu ‘anhu diriwayatkan oleh Abdur Razzaq dalam Al Mushannaf dengan sanad shahih dari Salman.

Itulah bacaan takbir Idul Adha secara lengkap yang dapat diamalkan memperingati Hari Raya Idul Adha 2022 yang akan segera datang.

Editor : Komaruddin Bagja

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda