Contoh Khutbah Jumat Lengkap dengan Pembuka dan Penutup
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan beberapa hal:
Pertama, bagi seorang Mukmin, musibah yang menimpanya, baik musibah itu ujian ataupun azab, adalah kebaikan baginya apabila dihadapi dengan sabar dan ridla. Jika berupa ujian, maka musibah itu akan meninggikan derajatnya dan melipatgandakan pahalanya di akhirat.
Dan jika berupa azab, maka azab di dunia itu akan menggugurkan azab baginya di akhirat kelak. Dan hal itu lebih baik baginya. Karena azab di akhirat jauh lebih berat dan lebih pedih dibandingkan azab dunia.
Kedua, sedangkan bagi orang kafir, bencana dan musibah apa pun yang menimpanya di dunia tidaklah bermanfaat sama sekali baginya di akhirat.
Ketiga, jika seseorang mulai berbuat taat dan mulai meninggalkan hal-hal yang diharamkan lalu ditimpa berbagai musibah, maka itu adalah ujian baginya. Apakah ia akan terus melanjutkan ketaatan ataukah ia kendor semangat lalu meninggalkan ketaatan itu.
Keempat, jika seseorang ditimpa musibah dan bencana setelah ia berbuat maksiat dan dosa, maka yang semestinya dia lakukan adalah menyegerakan taubat dengan sungguh-sungguh dari semua dosa yang pernah ia lakukan. Baginda Nabi bersabda: