Contoh Materi Ceramah tentang Keistimewaan Bulan Muharram, Cocok untuk Kajian Tahun Baru Islam

Rilo Pambudi · Jumat, 22 Juli 2022 - 06:13:00 WIB
Contoh Materi Ceramah tentang Keistimewaan Bulan Muharram, Cocok untuk Kajian Tahun Baru Islam
ceramah tentang keistimewaan bulan Muharram (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Mendekati Tahun Baru Islam 1444 H, contoh ceramah tentang keistimewaan bulan Muharram menarik untuk disimak. Bulan Muharram adalah salah satu dari empat bulan suci atau bulan haram (mulia) dalam Islam selain Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Rajab. 

Karena keistimewaan bulan pembuka tahun Hijriyah ini, umat Muslim bahkan dianjurkan untuk tidak melakukan peperangan alias dilarang berperang. Berdasarkan SKB 3 Menteri, tanggal 1 Muharram 1444 Hijriah tahun ini akan jatuh pada hari Sabtu, tanggal 30 Juli 2022.

Selain melakukan amalan-amalan sunnah, salah satu kegiatan rutin yang dilakukan dalam menyambut bulan suci ini biasanya adalah kajian atau ceramah dari ustaz di masjid-masjid atau mushola. Untuk itu memilih materi ceramah yang tepat sesuai konteks momentum Muharram sangat penting diperhatikan oleh setiap penceramah.

Di antara banyak materi kajian, salah satu yang cocok disampaikan adalah ceramah tentang keistimewaan bulan Muharram. Dikutip iNews.id dari Rumah Tarbiyah, Kamis (21/7/2022), berikut ini adalah contoh materi ceramah tentang keistimewaan bulan Muharram dari Ustadz Muhammad Yusran Anshar, Lc., MA. yang patut disimak.

Contoh Ceramah tentang Keistimewaan Bulan Muharram:

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hadirin yang dimuliakan Allah,

Pertama, mari kita panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat dan karunia-Nya untuk kita pada ceramah bulan Muharram kali ini. Shalawat serta salam kita curahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. Semoga kita semua termasuk umatnya yang memperoleh syafaat di hari kiamat. Aamiin ya robbal ‘alamin.

Hadirin sekalian,

Bulan Muharram adalah bulan yang mulia. Bulan Muharram memiliki banyak keutamaan. Karenanya Marilah kita memanfaatkan kedatangan bulan muharram sesuai yang disyariatkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam dan meninggalkan apa yang tidak perlu untuk kita lakukan.

Bulan muharram merupakan bulan untuk beramal shaleh. Dan diantara amalan yang paling sholeh dan dianjurkan di bulan ini yaitu memperbanyak ibadah puasa sunnah dalam hadits Qudsi disebutkan :

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ شَهْرِ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ

"Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah (Muharram), Sebaik-baik shalat setelah shalat wajib adalah shalat malam" (HR. Muslim)

Hadits diatas adalah dalil keutamaan bulan muharram .Karena itu momen muharram dianjurkan untuk banyak melakukan puasa sunnah. Dan lebih khusus berpuasa dihari Asyura tanggal sepuluh Muharram. Dalam hadits riwayat muslim dari Abu Qatadah meriwayatkan ketika nabi ditanya, “Apa ganjaran bagi orang yang berpuasa tanggal sepuluh muharram” beliau menjawab :

أحتسب على الله أن يكفر السنة التي قبله

Artinya : "Saya mengharap kepada Allah agar menghapuskan dosa yang dilakukan satu tahun sebelumnya"  (HR. Muslim -1162-)

Dalam sebuah hadits Rasulullah Secara khusus menyebutkan seandainya beliau hidup tahun depannya beliau tidak hanya berpuasa sepuluh muharram tetapi juga tanggal Sembilan muharram

Editor : Komaruddin Bagja

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda