Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Surat An Naba Ayat 38: Arab, Latin, Arti, Tafsir tentang Kondisi Ruh di Hari Kebangkitan
Advertisement . Scroll to see content

Doa Rasulullah SAW saat Perang Badar Latin & Artinya

Minggu, 21 November 2021 - 17:46:00 WIB
Doa Rasulullah SAW saat Perang Badar Latin & Artinya
Doa Rasulullah SAW saat Perang Badar yang dikabulkan Allah hingga mengalahkan kaum musyrikin Quraisy. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

Lalu Malaikat Jibril berkata kepada Nabi SAW, "Ambillah segenggam pasir, lalu lemparkanlah ke arah muka mereka." Maka Nabi SAW mengambil segenggam pasir dan melemparkannya ke arah muka mereka. 

Tidak ada seorang musyrik pun melainkan matanya terkena pasir itu, hidung serta mulut mereka pun terkena pasir itu pula, sehingga akhirnya mereka mundur bercerai-berai.

Pemicu Perang Badar  Penyebab peperangan ini ialah ketika umat Islam meninggalkan harta bendanya di Makkah ke Madinah karena kekejaman kaum kafir di sana. Kemudian kaum kafir Makkah menjarah dikit demi sedikit harta Muslimin itu yang kemudian hendak dijual ke negri Syam.

Kala itu, Rasulullah SAW mendapat laporan bahwa kafilah dagang Quraisy pimpinan Abu Sufyan bin Harb sebanyak 40 orang pulang berniaga dari negri Syam menuju kota Makkah. Maka 313 tentara Islam mencegat kafilah itu sebelum sampai Makkah di dekat sebuah sumur milik Badar. Mengetahui hal ini Abu Sufyan minta bantuan dari Makkah sebanyak 950 tentara.

Peperangan diawali adu tanding perorangan, yaitu Ali bin Abi Tholib, Hamzah bin Abdul Mutholib dan Ubaidah bin Harits dari pihak Islam, melawan Walid bin Utbah, Syaibah bin Robi’ah dan Utbah bin Robi’ah dari pihak Quraisy.

Akhirnya 3 jagoan Quroisy itu terbunuh. Berkobarlah peperangan dan dimenangi pihak Islam. 70 orang terbunuh dari pihak musuh termasuk Abu Jahl bin Hisyam dan tertawan 70 orang termasuk sepupu Rasulullah SAW, Uqoil bin Abi Tholib. Sedangkan dari pihak Islam gugur 14 orang termasuk Ubaidah bin Harits.

Adapun tawanan perang dibagi menjadi 2 kelompok, bagi yang kaya harus menebus dengan uang lalu dibebaskan. Tawanan yang tidak mampu harus mengajar membaca dan menulis kepada anak-anak Muslim masing-masing 10 anak. 

Wallahu A'lam Bishshowab

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut