Contoh Idgham Bilaghunnah dan Hukum Bacaannya dalam Alquran
مِنْ لَدُنْكِ : Tulisan aslinya adalah min ladunka, tetapi dibaca milladunka
لَطِيْفٌ لِمَا : Tulisan aslinya adalah lathiifun limaa, tetapi dibaca lathiifullimaa.
Contoh bacaan idgham Bilaghunnah dalam Alquran:
1. Surat Al Ikhlas ayat 4, nun sukun bertemu dengan huruf lam
وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad
Artinya: "Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia”.
2. Surat Al Ma’un ayat 4, dhammah tanwin bertemu dengan huruf lam
فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ
Latin: Fa wailul lil muṣhalliin
Artinya : Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat".
3. Surat al Fajr ayat 8, fathatain bertemu dengan huruf lam
وَتَأْكُلُونَ التُّرَاثَ أَكْلًا لَمًّا
Wa ta'kulụunat turaatṡa aklal lammaa
Artinya: "Dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampur baurkan (yang halal dan yang bathil)".
Perintah Membaca Alquran dengan Tartil
Ada banyak hadis yang menunjukkan anjuran membaca Alquran dengan bacaan tartil dan suara yang indah, seperti hadis berikut:
"زَيِّنوا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ"
Artinya: Hiasilah Al-Qur’an dengan suara kalian!
"لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَتَغَنَّ بِالْقُرْآنِ"
Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak melagukan bacaan Al-Qur’an. Dan Rasulullah Saw. pernah bersabda setelah mendengar suara Abu Musa Al-Asyari membaca Al-Quran: