Dari Ummu Salamah R.A berkata: “Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW berpuasa dua bulan berturut-turut kecuali bulan Sya’ban dan Ramadhan.” (HR. Tirmidzi)
Hadits-hadits di atas menjadi dalil keutamaan untuk menjalankan puasa sunnah di bulan Syaban.
Dalam sebuah hadits lain, juga diterangkan bahwa beribadah di bulan ini akan diganjar dengan pahala atau keutamaan yang besar. Ibadah penting yang dimaksud salah satunya adalah menjalankan puasa sunnah, termasuk puasa pada Nisfu Sya'ban.
“Beribadah di waktu haraj (banyak manusia lalai) pahalanya seperti berhijrah kepadaku” (H.R Muslim)
Itulah ulasan keutamaan puasa Nisfu Syaban dan dalilnya yang bisa dikerjakan muslim untuk mendapatkan pahala.
Wallahu A'lam
Editor: Kastolani Marzuki