Hikmah

15 Keutamaan Puasa Syawal Beserta Hadits dan Artinya, Dapat Pahala Setahun

Kastolani · Rabu, 04 Mei 2022 - 09:59:00 WIB
15 Keutamaan Puasa Syawal Beserta Hadits dan Artinya, Dapat Pahala Setahun
Puasa Syawal memiliki banyak keutamaan bagi yang menjalankannya. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Puasa Syawal merupakan salah satu puasa sunnah yang dianjurkan dikerjakan Muslim karena ada keutamaan di dalamnya. Puasa Syawal ini baru boleh dikerjakan selepas tanggal 1 Syawal.

Puasa sunnah ini boleh dilaksanakan enam hari  berturut-turut. Boleh juga dilakukan tidak berurutan asalkan masih berada di Bulan Syawal.
Jumhur ulama yakni mazhab Syafi'i, Hanbali dan Hanafi menyatakan hukum berpuasa enam hari di bulan Syawal adalah sunnah. Sedangkan Mazhab Maliki menghukumi makruh. 

Keutamaan Puasa Syawal

Salah satu keutamaan puasa enam hari di bulan Syawal adalah pahalanya yang setara dengan puasa selama satu tahun. Anggapan ini memiliki dalil yang shahih seperti disebutkan dalam hadits berikut:

من صام رمضان ثم أتبعه بست من شوال كان كصيام الدهر” رواه مسلم

“Barangsiapa yang telah melaksanakan puasa Ramadlan, kemudian dia mengikutkannya dengan berpuasa selama 6 (enam) hari pada bulan Syawal, maka dia (mendapatkan pahala) sebagaimana orang yang berpuasa selama satu tahun.” (HR. Imam Muslim)

Dikutip dari Buku Yang Harus Diketahui Dari Puasa Syawal karangan Ustaz Ahmad Zarkasih Lc, hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab Shahihnya no. 1984 pada bab “kesunahan puasa 6 hari syawal” tersebut ialah hadits yang derajatnya sudah mencapai derajat shahih lidzatihi, dan tidak ada ulama satu pun yang mengkritik keshahihaan hadits tersebut.

Banyaknya pahala yang diterima atau dihasilkan dari ibadahnya seorang muslim itu sejatinya adalah anugerah Allah SWT untuk umat Nabi Muhammad SAW yang memang tidak diberikan kepada umat terdahulu. Beberapa keistimewaan yang Allah SWT di antaranya digandakannya amal ummat Nabi Muhammad SAW menjadi 10 kali lipat.

Hal ini yang dijelaskan oleh Allah SWT dalam firmanNya, surat Al-An’am ayat 160:

مَنْ جَاۤءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهٗ عَشْرُ اَمْثَالِهَا ۚوَمَنْ جَاۤءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزٰٓى اِلَّا مِثْلَهَا وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ 

Artinya: Barangsiapa berbuat kebaikan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya. Dan barangsiapa berbuat kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikit pun tidak dirugikan (dizalimi). (QS. Al An'am: 160). 

Hal itu dikuatkan oleh Hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan dari sahabat Ibnu Abbas ra:

“Sesungguhnya Tuhan kalian yang maha tinggi dan mulia adalah (juga) dzat yang penyayang. Siapa yang berniat untuk melakukan kebaikan tapi ia belum melaksanakannya, maka baginya satu kebaikan sempurna. Dan jika ia berniat kemudian melakukannnya, maka baginya sepuluh kebaikan bahkan sampai 700 kali lipatnya atau bahkan berlipat-lipat. ………..” (HR Bukhori, No. 6010. Dan Muslim, No. 187)

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2 3

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda