Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Masjid Quba: Cinta Pertama Rasulullah di Tanah Hijrah
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Siti Masyitoh, Tukang Sisir Putri Fir'aun yang Syahid demi Iman

Sabtu, 13 Maret 2021 - 07:08:00 WIB
Kisah Siti Masyitoh, Tukang Sisir Putri Fir'aun yang Syahid demi Iman
Piramida di Mesir. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Keteguhan iman mengantarkan Siti Masyitoh dan keluarganya mati syahid demi mempertahankan keyakinannya kepada Allah SWT. Harum semerbak makam Siti Masyitoh bahkan tercium Rasulullah SAW saat melakukan Isra Miraj bersama Malaikat Jibril alaihi salam.

Kisah Siti Masyitoh yang mati syahid bersama anak-anaknya yang digodok Fir'aun dalam kuali besar  ini dikisahkan dalam hadits Nabi SAW yang diriwayatkan Ibnu Abbas.

Dalam Tafsir Ibnu Katsir disebutkan, Ibnu Abbas mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa ketika Nabi SAW menjalani Isra melewati suatu tempat yang baunya sangat harum. Maka Rasulullah SAW bertanya, "Bau harum apakah ini?" Jibril menjawab, "Masyitoh binti Fir'aun dan anak-anaknya."

Siti Masyitoh merupakan pembantu Raja Fir'aun pada masa Nabi Musa alaihi salam. Siti Masyitoh bertugas merawat putri Fir'aun.

Di kalangan Istana Raja Fir'aun, ternyata ada beberapa pengikut Nabi Musa dan beriman kepada Allah SWT. Selain Masyitoh, juga ada Siti Asiyah yang tidak lain istri Raja Fir'aun.

Jibril melanjutkan kisahnya, bahwa pada suatu hari Siti Masyitoh sedang menyisir rambut putri Fir'aun. Tak disangka, sisir tersebut terjatuh dari tangannya, maka Masyitoh pun mengambilnya sambil mengucapkan Bismillah, "Dengan menyebut asma Allah."

Ucapan Siti Masyitoh itu kemudian terdengar anak perempuan Fir'aun dan bertanya, "Sebutlah nama ayahku."

Masyitah berkata, "Tuhanku, Tuhanmu, dan Tuhan ayahmu adalah Dia."

Anak perempuan Fir'aun bertanya, "Apakah ada Tuhan selain ayahku?" Masyitoh berkata, "Benar. Tuhanku, Tuhanmu dan Tuhan ayahmu adalah Allah."

Maka Fir'aun memanggilnya dan berkata, "Apakah engkau mem­punyai Tuhan lain selain diriku?"

Masyitoh berkata, "Ya, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah Swt."

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut