Hikmah

Kisah Wali Songo Sunan Gresik, Mengobati Istri Raja Majapahit hingga Masuk Islam

Kastolani ยท Sabtu, 15 Januari 2022 - 07:30:00 WIB
Kisah Wali Songo Sunan Gresik, Mengobati Istri Raja Majapahit hingga Masuk Islam
Makam Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim) selalu ramai diziarahi masyarakat di Kota Gresik. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.idKisah Wali Songo Sunan Gresik, ahli pengobatan yang mampu meluluhkan hati istri Raja Majapahit hingga bersedia masuk Islam

Sunan Gresik yang bernama lengkap Syeikh Maulana Malik Ibrahim merupakan sesepuh Wali Songo. Di kalangan para wali, Syeikh Maulana Malik Ibrahim merupakan tokoh yang dianggap paling senior dalam menyebarkan Islam di Pulau Jawa.

Maulana Malik Ibrahim dilahirkan di Campa (Kamboja), ayahnya bernama Barakat Zainul Alam, seorang ulama besar dari Maghrib. Maulana Malik Ibrahim disebut juga Sunan Gresik atau Syekh Maghribi atau Makhdum Ibrahim Al-Samarqandi. Orang Jawa menyebutnya Asmorokondi. Sebutan Syekh Maghribi menisbahkan asal keturunannya dari Maghrib, atau Maroko, Afrika Utara. 

Maulana Malik Ibrahim memiliki silsilah keturunan yang dekat dengan Rasulullah SAW melalui jalur Husain bin Ali, Ali Zainal Abidin, Muhammad al Baqir, Ja’far al Shadiq, Ali al Uraidhi, Muhammad al-Naqib, Isa al-Rumi, Jamaluddin Akbar al-Husain (Maulana Akbar), dan Maulana Malik Ibrahim. 

Dikutip dari Lembaga Dakwah PBNU, Sir Thomas Standford Raffles da- lam Atlas Wali Songo menyatakan bahwa berdasar sumber-sumber lokal, Maulana Ibrahim adalah seorang panditha termasyhur asal Arabia, keturunan Zainal Abidin dan sepupu Raja Chermen. 

Menurut J.P Moquette atas tulisan prasasti makam syaikh Maulana Malik Ibrahim, wafat pada hari Senin, 12 Rabiul Awal 882 H (8 April 1419) dan berasal dari Kashan (Persia Iran).

Sumber cerita lokal menuturkan bahwa daerah yang dituju Syaikh Maulana Malik Ibrahim yang pertama kali saat mendarat di Jawa ialah Desa Sembalo, di dekat Desa Leran Keca- matan Manyar Kabupaten Gresik, yaitu 9 kilometer di arah utara kota Gresik, tidak jauh dari kompleks makam Fatimah bin Maimun.

Dengan mendirikan masjid pertama di Desa Pasucian, Manyar, Syeikh Malik Ibrahim mulai menyiarkan agama Islam. Awal aktivitasnya ialah berdagang di Desa Rumo. Setelah dakwahnya berhasil di Sembalo, Maulana Malik Ibrahim kemudian pindah ke Gresik.

Setelah itu mendatangi raja Majapahit dan mengajak raja masuk agama Islam. Walaupun raja tidak memeluk Islam, Maulana Malik Ibrahim diberikan tanah di Pinggiran kota Gresik yang bernama Desa Gapura.

Di desa inilah, Maulana Malik Ibrahim mendirikan pesantren untuk mendidik kader-kader pemimpin umat dan penyebar Islam di masa yang akan datang sebagai pengganti dirinya.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: