Hikmah

Mukjizat Nabi Yusuf as, Menafsirkan Mimpi dan Berwajah Tampan

Kastolani · Jumat, 25 Juni 2021 - 19:06:00 WIB
Mukjizat Nabi Yusuf as, Menafsirkan Mimpi dan Berwajah Tampan
Situs Kota Kuno Mesir yang ditemukan menjadi destinasi wisata utama. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Mukjizat Nabi Yusuf alaihisalam (AS) yakni mampu menafsirkan mimpi dan dianugerahi kecerdasan dalam mengelola keuangan negara yang dilanda paceklik saat itu.

Mukjizat Nabi Yusuf as lainnya yakni sangat bijaksana dalam menghadapi umatnya. Selain itu, memiliki wajah tampan.

Nabi Yusuf merupakan putra Nabi Ya'qub yang nasabnya tersambung ke Nabi Ibrahim hingga Nabi Adam AS. Nabi Yusuf lahir di Syam dari rahim Rahil, istri kedua Nabi Yakub AS.

Kecerdasan Nabi Yusuf as dalam membuka tabir mimpi sudah terlihat sejak masih kecil. Kisah itu dibadaikan dalam Al Qur'an. Allah SWT berfirman:

اِذْ قَالَ يُوْسُفُ لِاَبِيْهِ يٰٓاَبَتِ اِنِّيْ رَاَيْتُ اَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَّالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَاَيْتُهُمْ لِيْ سٰجِدِيْنَ

Artinya: Ingatlah) ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, "Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas buah bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.” (QS. Yusuf: 4)

Ibnu Abbas mengatakan bahwa mimpi para nabi adalah wahyu. Ulama tafsir telah membahas tentang makna mimpi ini, bahwa ungkapan sebelas bintang dimaksudkan adalah saudara-saudara Nabi Yusuf yang jumlah keseluruhannya ada sebelas orang; jumlah anak Nabi Yaqub ada dua belas orang termasuk Nabi Yusuf.

Namun, Nabi Yaqub meminta putra kesayangannya, Yusuf as menyimpan mimpi tersebut karena khawatir membuat iri 11 saudaranya.

Takwil mimpi Nabi Yusuf ini baru terealisasi sesudah selang empat puluh tahun kemudian, pendapat lain mengatakan sesudah delapan puluh tahun. Yang demikian itu terjadi ketika Nabi Yusuf mempersilakan kedua orang tuanya untuk menduduki kursi singgasananya, sedangkan semua saudaranya berada di hadapannya.

Takwil mimpi Nabi Yusuf as itu benar-benar terbukti ketika Yusuf as diangkat oleh Raja Mesir bernama Ar Rayyan ibnul Walid, sebagai perdana menteri di negeri Mesir.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: