Hikmah

5 Perbedaan Haji dan Umroh yang Perlu Diketahui Muslim

Kastolani · Rabu, 09 Juni 2021 - 18:08:00 WIB
5 Perbedaan Haji dan Umroh yang Perlu Diketahui Muslim
Mendaftar haji semakin mudah. Lewat SIAP HAJI dari MNC Guna Usaha Indonesia, Rp1 juta bisa menjadi awal untuk menuju Baitullah. (Foto: Ilustrasi/Reuters).

JAKARTA, iNews.id - Perbedaan haji dan umroh perlu diketahui agar tidak salah mengartikan dua ibadah yang selalu diimpikan tiap Muslim.

Haji adalah berkunjung ke Baitullah (Ka’bah) untuk melakukan amalan-amalan, antara lain wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, thawaf di Ka’bah, sa’i, dan amalan lainnya pada masa tertentu demi memenuhi panggilan Allah SWT dan mengharapkan ridla-Nya semata.

Ibadah haji ini wajib dijalankan bagi tiap Muslim yang mampu baik fisik maupun secara materi.

Ibadah haji diwajibkan hanya sekali seumur hidup. Hukum haji kedua dan seterusnya adalah sunnah. Tapi, bagi mereka yang bernadzar haji, hukum haji itu menjadi wajib akibat nadzar.

Ibadah haji dilaksanakan pada bulan haji (Dzulhijjah), tepatnya ketika waktu wukuf di Arafah tiba (9 Dzulhijjah), hari Nah{r (10 Dzulhijjah), dan harihari Tasyriq (11, 12, dan 13 Dzulhijjah).

Dalil perintah menjalankan ibadah haji yakni firman Allah SWT dalam Al Qur'an:

 وَاَذِّنْ فِىالنَّاسِ بِاالْحَجِّ يَأْتُوْكَ رِجاَلاً وَعَلى كُلِّ ضَامِرٍ يَأْ تِيْنَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيْقٍ

Artinya: “Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus, yang datang dari segenap penjuru yang jauh”. (QS. Al-Haj: 27).

Sedangkan umroh menurut bahasa berarti ziarah. Menurut istilah, umroh berarti mengunjungi Baitullah (Ka’bah) dengan melakukan thawaf, sa’i dan bercukur demi mengharap rida Allah SWT.

Editor : Kastolani Marzuki