Summum Bukmum Umyun Fahum Layarjiun, Begini Tafsir Ayatnya
Menurut kitab Ma‘alimut Tanzil fit Tafsir wa Ta’wil karya Imam Baghowi, surat Al-Baqarah ayat 18 diturunkan untuk umat Yahudi yang mengingkari adanya Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah atas kaum musyrikin Arab. Padahal sebelumnya, mereka begitu menanti kehadiran Muhammad.
Dari sanalah, kaum Yahudi Madinah berusaha mengingkari kebenaran yang diucapkan Nabi Muhammad. Mereka akhirnya tidak dapat kembali ke jalan yang benar.
Sementara itu menurut tafsir Ringkas Kementerian Agama RI mengenai Surat Al-Baqarah Ayat 18 adalah sebagai berikut:
Mereka seperti individu tuli, karena telah kehilangan kemampuan mendengarkan kebenaran yang disampaikan. Mereka juga serupa dengan orang yang bisu, karena tidak berbicara tentang kebenaran, karena hati mereka tertutup, yang membuat mereka tidak memiliki dorongan untuk melakukannya.
Selanjutnya, mereka juga menyerupai orang buta, baik secara fisik maupun batin, karena telah kehilangan kemampuan melihat dan memahami pelajaran dari pengalaman mereka. Akibatnya, mereka tidak mampu kembali ke jalur kebenaran yang telah mereka tinggalkan.