Tafsir Alquran

Keutamaan Surat Al Mulk, Penangkal Siksa Kubur dan Dianjurkan Dibaca Sebelum Tidur

Kastolani · Minggu, 20 Desember 2020 - 19:34:00 WIB
Keutamaan Surat Al Mulk, Penangkal Siksa Kubur dan Dianjurkan Dibaca Sebelum Tidur
Surat Al Mulk berjumlah 30 ayat disebut juga dengan Surat Tabarok yang memiliki keutamaan bagi penghafal atau pembacanya. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Surat Al Mulk turun sesudah Surat Ath-Thur. Surat Al Mulk yang berjumlah 30 ayat dan juga disebut dengan Surat Tabarok ini memiliki mukjizat atau keutamaan bagi yang rutin membaca dan menghafalnya. 

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Hajjaj ibnu Muhammad dan Ibnu Ja'far. Keduanya mengatakan, telah menceritakan kepada kami Syu'bah, dari Qatadah, dari Abbas Al-Jusyami, dari Abu Hurairah, dari Rasulullah Saw, yang telah bersabda:

«إِنَّ سُورَةً فِي الْقُرْآنِ ثَلَاثِينَ آيَةً شَفَعَتْ لِصَاحِبِهَا حَتَّى غُفِرَ لَهُ: تَبارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ»

Artinya: "Sesungguhnya di dalam Alquran terdapat suatu surat berisikan tiga puluh ayat dapat memberi syafaat bagi pembacanya hingga ia mendapat ampunan, yaitu Tabarakal Lazi Biyadihil Mulku (surat Al-Mulk)".

Dari Anas ibnu Malik yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda, bahwa sesungguhnya ada seorang lelaki dari kalangan umat sebelum kalian meninggal dunia, sedangkan tiada sesuatu pun dari Kitabullah yang dihafalnya selain dari Tabaraka. 

Ketika lelaki itu diletakkan di dalam kuburnya, malaikat penanya datang. Maka surat Tabaraka menghalang-halanginya sehingga malaikat itu berkata, "Sesungguhnya engkau adalah salah satu dari Kitabullah, dan aku tidak suka membuatmu tidak senang, tetapi aku tidak mempunyai kuasa bagimu, bagi dia dan juga bagi diriku terhadap suatu kemudaratan dan juga suatu kemanfaatan. Jika engkau hendak membeia orang ini, maka menghadaplah kepada Allah Swt dan mintalah syafaat dari-Nya buat dia."

Maka surat itu berangkat menuju ke hadirat Allah Swt., lalu berkata memohon, "YaTuhanku, sesungguhnya si Fulan dengan sengaja memilihku di antara Kitab-Mu, lalu ia mempelajariku dan membacaku serta menghafalku. Maka apakah Engkau akan membakarnya dengan api, sedangkan aku berada di dalam rongganya? Jika Engkau hendak mengazabnya, maka hapuskanlah terlebih dahulu aku dari Kitab-Mu." 

Allah berfirman, "Aku lihat engkau marah." Surat itu menjawab, "Sudah seharusnya aku marah." Maka Allah berfirman, "Sekarang pergilah kamu, sesungguhnya Aku telah menyerahkannya kepadamu dan Aku memberi izin kepadamu untuk memberi syafaat buatnya."

Maka Surat itu kembali dan mengusir malaikat penanya, lalu lelaki itu bangkit dalam keadaan senang hati tanpa mengalami suatu siksaan pun dari malaikat tersebut.

Lalu surat itu meletakkan mulutnya ke mulut lelaki itu dan berkata, "Selamat datang dengan mulut ini, barangkali mulut ini sering digunakan untuk membacaku; dan selamat datang dengan dada ini, barangkali dada ini dipakai untuk memuatku; dan selamat datang dengan kedua kaki ini, barangkali ia dipakai untuk berdiri membacaku. Surat itu menghiburnya di dalam kuburnya karena merasa khawatir bila ia kesepian dan merasa takut."

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda