Hikmah

Teks Khutbah Jumat tentang Taqwa

Kastolani · Jumat, 03 Desember 2021 - 06:30:00 WIB
Teks Khutbah Jumat tentang Taqwa
Teks khutbah Jumat tentang taqwa dan tawakkal. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Teks Khutbah Jumat tentang Taqwa dan keutamannya. Manusia yang beriman diperintahkan untuk bertaqwa kepada Allah SWT. Arti taqwa yakni menjalankan perintah Allah dan menjauh semua larangan-larangan-Nya.

Pengertian tersebut sedikit banyak telah memberikan gambaran dan penjelasan mengapa Allah menjadikan taqwa sebagai tolok ukur kemuliaan di hadapan-Nya.

Menurut M. Quraish Shihab, taqwa ialah menghindar. Orang bertaqwa adalah orang yang menghindar. Dalam konteks Surah al-Baqarah ayat dua, taqwa mencakup tiga tingkat penghindaran. Pertama, menghindar dari kekufuran dengan jalan beriman kepada Allah. 

Kedua, berusaha melaksanakan perintah Allah sepenuh kemampuan dan kekuatan dan menghindari larangan-Nya. Ketiga, menghindar dari segala aktivitas yang menjauhkan pikiran dari Allah. 

Taqwa bukan satu tingkat dari ketaatan kepada Allah, melainkan penamaan bagi setiap aktivitas orang yang beriman dan mengamalkan amal saleh. Seorang yang mencapai puncak ketaatan adalah orang yang bertaqwa.

Berikut Teks Khutbah Jumat tentang Taqwa dikutip dari Kemenag Jabar:

اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ وَفَّقَ مَنْ شَاءَ مِنْ خَلْقِهِ بِفَضْلِهِ وَكَرَمِهِ، وَخَذَلَ مَنْ شَاءَ مِنْ خَلْقِهِ بِمَشِيْئَتِهِ وَعَدْلِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَلَا شَبِيْهَ وَلَا مِثْلَ وَلَا نِدَّ لَهُ، وَلَا حَدَّ وَلَا جُثَّةَ وَلَا أَعْضَاءَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ وَحَبِيْبَنَا وَعَظِيْمَنَا وَقَائِدَنَا وَقُرَّةَ أَعْيُنِنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، وَصَفِيُّهُ وَحَبِيْبُهُ. اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللهِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَّالَاهُ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ.

أَمَّا بَعْدُ، فَإِنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ الْقَائِلِ فِيْ مُحْكَمِ كِتَابِهِ: وَمَنْ يَّتَّقِ اللهَ يَجْعَلْ لَّه مَخْرَجًا، وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللهِ فَهُوَ حَسْبُه، اِنَّ اللهَ بَالِغُ اَمْرِه قَدْ جَعَلَ اللهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا (سورة الطلاق: ٢-٣).

Hadirin rahimakumulloh

Ayat yang kami baca dalam mukadimah, maknanya adalah “Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Allah akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak ia sangka-sangka. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupinya. Sesungguhnya Allah menciptakan (mewujudkan) apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu” (QS ath-Thalaq: 2-3).

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda