10 Fakta Jennifer Coppen-Kirana Larasati Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar, Nomor 7 Mengejutkan!
"Awal mulanya saya juga takut karena ini sistemnya PO, ada uang tapi belum ada barang. Jadi saya beli cuma sedikit dulu. Menunggu 1 bulan beneran dikirim, lalu saya tes keasliannya ke toko emas, dites kadar peraknya, dan benar itu asli. Jadi ya saya beli terus, jadi umpannya itu asli," ucap Bernard.
Menurut pengakuannya, pengalaman menerima barang yang dinilai asli membuatnya semakin yakin untuk melanjutkan transaksi.
3. Diskon Besar-besaran Membuat Korban Kembali Memesan
Bernard mengungkapkan bahwa persoalan mulai muncul ketika pengiriman barang berulang kali mengalami keterlambatan. Salah satu alasan yang disebutkan kepadanya berkaitan dengan libur operasional Lebaran.
Situasi semakin mengkhawatirkan pada Juli hingga Agustus 2026. Menurut Bernard, perusahaan saat itu gencar menawarkan potongan harga dalam jumlah besar.
"Terakhir di bulan Juli-Agustus itu mulailah gencar-gencar diskon, diskonnya fantastis sampai satu kali lipat lebih bahkan. Yang sudah terealisasi untuk perak ada sekitar 6 kilogram, tapi total nominal yang belum terealisasi saya hitung sekitar Rp1 miliar," keluhnya.